Home / Daerah / Hukum

Rabu, 9 Juni 2021 - 21:16 WIB

ACW Sultra Desak Kejati Sultra Segera Periksa Kadis PUTR Konkep 

Pengunjukrasa usai menggelar demonstrasi (Dok : Ist)

Pengunjukrasa usai menggelar demonstrasi (Dok : Ist)

ASUMSIRAKYAT – Kelompok Massa yang tergabung dalam Anoa Corruption Watch (ACW) menggelar aksi Unjukrasa di depan Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra). Unjukrasa tersebut bertujuan untuk mendesak Kejati Sultra agar segera mungusut dugaan kasus korupsi yang menyeret nama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Konawe Kepulauan, Rabu, (09/06/2021).

Kepada media ini, Habrianto selaku penanggungjawab aksi mengatakan, jika Unjukrasa yang digelar mereka merupakan gerakan untuk mendesak Kejati Sultra agar segera memanggil Kadis PUTR.

“Aksi yang kami lakukan hari ini merupakan aksi dalam mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra, agar segera memanggil dan memeriksa Kadis PUTR Kabupaten Konawe Kepulauan” ungkap Habrianto selaku penanggungjawab Aksi.

BACA JUGA:   Penyuluh Agama di Kendari Terus Tingkatkan Kompetensi, "Kali Ini Dakwah Bidang Desain Grafis"

Kata dia, berdasarkan data yang dimiliki dan Hasil Audit BPK RI 2019, mereka menemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi pada beberapa paket pekerjaan yang dilakukan Dinas PUTR Kabupaten Konawe Kepulauan.

“Diketahui beberapa paket pekerjaan tersebut merupakan Anggaran Tahun 2019 yang digelontorkan oleh pemerintah melalui APBD diantaranya. Pertama, Kekurangan Volume Sembilan Paket Pekerjaan pada Dua OPD senilai Rp. 486.644.154.36, yang tidak sesuai kondisi sebenarnya. Kedua, Realisasi belanja barang dan jasa pada Empat OPD senilai Rp. 440.297. 580.00, yang tidak sesuai kondisi sebenarnya,” ungkap Habrianto.

Ditempat yang sama, Korlap Aksi Alki Sanagri didalam orasinya mengatakan, penegakan Supremasi Hukum di Indonesia harus tetap ditegakan, mengingat angka kasus korupsi di Indonesia yang semakin meningkat setiap tahunnya, khususnnya di Kabupaten Konawe Kepulauan.

BACA JUGA:   Musda KNPI Sultra, Erwin : Siapapun Terpilih, Kita Dukung "Asal.........."

“Saya kira jelas, dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana yang telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” kata Alki

Oleh sebab itu, Eks. Ketua HMJ Fakultas Hukum Unsultra itu mendesak Kejati Sultra untuk segera mengambil langkah tegas dalam mengusut tuntas dugaan kasus korupsi tersebut.

“Untuk itu kami meminta kepada Kejati Sultra untuk segera mengusut dugaan korupsi ini, jika terbukti bersalah maka harus ditegakkan hukum yang seadil adilnya, apa lagi data yang kami punya merupakan Hasil Audit BPK RI 2019”. tutup Alki Sanagri dengan tuntutannya.

BACA JUGA:   Dinyatakan Tak Lolos Berkas, Erwin Titip Gagasan KNPI Untuk Alvin

Sementara itu, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara dalam hal ini bagian Tindak Pidana Umum sangat mengapresiasi dengan gerakan dari ACW Sultra.

“Kami mengapresiasi gerakan dari ACW Sultra karena telah membantu memberikan informasi kepada kami dan itu kami juga akan segera menindaklanjuti terkait tuntutan yang sampaikan kepada kami,” jawabnya.

Sebelum berita ini diterbitkan pihak media berusaha untuk mengonfirmasi kepada pihak PUTR Kab. Konkep  namun belum mendapatkan akses untuk melakukan konfirmasi, namun pihak media tetap akan melakukan konfirmasi.

Laporan : Rifky

Share :

Baca Juga

Daerah

Dalam Pencegahan Covid-19, Ketua DPRD Sultra : Salahsatu Solusi Terbaik Diberikan BLK Kendari

Hukum

Tak Terima Dikatakan Cabul, Rektor IAIN Kendari Sarankan Pengunjuk Rasa Belajar Etika

Asumsi Rakyat

BNNP Sultra Amankan Dua Orang Pelaku Pengedar Narkoba

Daerah

Awal 2021, Mandala Waluya Kendari Siapkan Strategi serta Visi dan Misi Baru.

Asumsi Rakyat

Alemako Sultra Ungkap Perjalanan Dugaan Kasus Korupsi di Konkep

Daerah

Blokir 52 Desa Dibuka,Bupati Konawe : Terimakasih Presiden

Daerah

Di Kepimimpinan Kery, Kab. Konawe Semakin Maju

Daerah

Sembuh Dari Covid-19, Anies Kembali Beraktivitas Lagi