Home / Nasional

Rabu, 2 Desember 2020 - 12:28 WIB

Cegah Covid-19, AMCD Tolak Kedatangan HRS di Kota Kendari

Masa Aksi saat melakukan Unjuk Rasa di Perempatan MTQ Kota Kendari

Masa Aksi saat melakukan Unjuk Rasa di Perempatan MTQ Kota Kendari

KENDARI – Pada Rabu, 2 Desember 2020 pukul 11.00 Wita telah berlangsung demonstrasi menuntut persoalan Kedatangan Safari Habib Riziq di Kota Kendari. Aksi Unjuk Rasa tersebut dilakukan oleh Puluhan Masa Aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sulawesi Tenggara Cinta Damai. aksi demonstrasi terjadi di pelataran MTQ Kota Kendari.

Saat Berorasi, Maman selaku korlap mengungkapkan, bahwa Penolakan tersebut merupakan bentuk keperdulian mereka terhadap tanah air dan bangsa.

BACA JUGA:   KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Laporkan Harta Kekayaan

Kata Maman, Negara Indonesia tidak hanya tergolong satu etnis saja maka persatuan yang ada jangan di porak-porandakan.

Menurutnya, sejak kedatangan Rizieq Shihab (RS) di Indonesia , seakan-akan upaya pencegahan Covid-19 dari pemerintah sia-sia. Untuk itu mereka menuntut agar disultra tidak terjadi demikian.

“RS Juga sebagai pentolan FPI, juga dinilai memiliki watak yang keras kepala dan tidak patuh terhadap aturan pemerintah Republik Indonesia,” Ujarnya

BACA JUGA:   Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional 2022, Berikut Daftarnya

“RS juga sering menyampaikan pernyataan maupun dakwah yang bersifat provokatif. Kami jujur saja menolak kedatangan tersebut,” Ungkapnya.

Adapun Tuntutan kelompok pengunjuk rasa sebagai berikut :

  1. Tolak kedatangan Rizieq Shihab ke Sulawesi Tenggara karena pandemi Covid-19
  2. Meminta Kapolda Sultra, Kapolres Kendari, Tim Gugus Tugas percecepatan Penangan Covid-19 Sultra/Kendari Untuk tidak memberikan Izin keramaian bagi panitia kedatangan Rizieq Shihab.
  3. Menuntut Aparat Penegak Hukum dan Tim Gugus Tugas Pecepatan Penangan Covid-19 untuk menindak tegas seluruh pihak yang menghambat proses 3T (Testing, Tracing, dan Treatment) tanpa pandang bulu, termasuk Rizieq Shihab dan Kelompok FPI.
  4. Tolak Narasi Dakwah yang provokatif dan meresahkan masyarakat demi menjaga persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia.
  5. Menuntut TNI/Polri Untuk menindak tegas oknum provokator pemecah umat dan bangsa.
BACA JUGA:   Bapenda Kendari : PAD Kendari Meningkat Di Tiga Sektor

(*Ikky/Asumsirakyat.id)

Share :

Baca Juga

Nasional

DPR Nilai Kemenag Terlalu Lambat Merespon Aspirasi Rakyat

Nasional

Simak Jadwal Pencairan Bansos di Bulan Maret 2021

Hukum

Barang Mewah Edhy Prabowo di Sita KPK

Nasional

Potensi Gempa, BMKG Imbau Masyarakat Sultra Waspada

Nasional

Jubir Fraksi PKB DPR RI : APBN 2022 Masih Dibayangi Ketidakpastian

Nasional

Bubarkan Aksi 1812, Polisi Amankan Beberapa Orang

Nasional

Berikut Jejak Kontroversi Digital Maaher Hingga Berujung Bui

Nasional

Pemerintah Diminta Pastikan Bantuan Sampai ke Rakyat