Home / Daerah / Politik

Minggu, 10 Januari 2021 - 15:28 WIB

DPRD Muna Kecam Pemberhentian 39 Anggota Satpol PP

Anggota Komisi I DPRD Muna, Mohammad Iksanuddin Makmun

Anggota Komisi I DPRD Muna, Mohammad Iksanuddin Makmun

MUNA – Sebanyak 39 orang honorer Satpol PP di Kabupaten Muna rencananya akan diberhentikan karena alasan kontrak telah usai. Namun hal tersebut dikecam beberapa anggota DPRD Muna.

Berdasarkan keterangan, melansir dari parlemen.id beberapa orang yang diberhentikan tersebut telah mengabdi sampai lebih dari 10 tahun lamanya.

Dampaknya, Anggota DPRD Muna kini dibuat heran setelah pemberhentian tersebut, karena Kasatpol PP Muna, Bahtiar Baratu akan merekrut 100 anggota Satpol PP baru.

Namun, Hal tersebut dianggap DPRD Muna tidak masuk akal. Sebab dianggap, Satpol PP Kabupaten Muna membutuhkan sejumlah orang terlatih dan berpengalaman.

BACA JUGA:   Sorak Malam, OASIS Sultra Minta Kapolres Kendari Bersikap Adil

“Masa lebih diutamakan untuk rekruitmen baru daripada pembinaan yang telah ada, kalaupun yang lama ada yang kurang disiplin atau malas inilah yang harus dievaluasi bukan berhentikan orang dengan tendensi Politik,” kata Anggota Komisi I DPRD Muna, Mohammad Iksanuddin Makmun, Sabtu (9/1/2021).

Iksanuddin menganggap tindakan Kasatpol PP Muna semakin parah karena ditambah dengn memberhentikan ajudan Ketua DPRD Kabupaten Muna.

“Kami anggap pemberhentian ini semakin membabi buta, apalagi pemberhentian itu juga dialami oleh ajudan Ketua DPRD Muna. Jelas itu sangat melecehkan lembaga DPRD secara tidak langsung,” tutur Iksanuddin.

BACA JUGA:   Kakanwil Kemenag Sultra Harap Guru Dapat Beradaptasi Dengan Teknologi

Menurut dia, ajudan Ketua DPRD Muna itu melekat dalam segala aktivitas luar yang dilakukannya, jika persoalan sering menghadiri kampaye yang diikuti ketua DPRD tentu bukan keinginan dia sebagai ajudan. Tapi konsekuensi dari tugasnya sebagai ajudan dari Ketua DPRD.

“Tidak ada beda dengan ajudan bupati yang selalu mendampingi tugas dan aktivitas seorang bupati,” Jelas dia.

Dari hasil rapat dengan para Ketua Fraksi yang dihadiri Fraksi Nasdem, Fraksi Hanura, dan Fraksi Demokrat, semuanya mengecam tindakan pemberhentian tersebut dan sepakat tidak akan melakukan penambahan 100 orang tenaga honorer yang direncanakan Satpol PP Muna.

BACA JUGA:   PT Bososi Pratama Diduga Palsukan Rapat Umum Pemegang Saham

“Jadi silahkan tambah tapi anggarannya kami tidak bahas dan tidak akan setuju sampai masalah ini clear and clean. Saya juga sudah menghadap Ketua DPRD, minggu depan kita akan panggil Kasat Pol PP untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk menjelaskan ini agar semua persoalan ini terang dan tidak terjadi lagi polemik panjang dalam masyarakat,” pungkasnya

Kasat Pol PP Muna, Bahtiar Baratu saat dikonfirmasi melalui WhatsApp tidak memberikan komentar atas kecaman anggota DPRD Muna terkait pemberhentian 39 honorer anggota Satpol PP Kabupaten Muna.

Sumber : Parlemen.id | Editor : Redaksi

Share :

Baca Juga

Asumsi Rakyat

Jajaran Personel Polda Sultra Disuntik Vaksin

Daerah

Kunker Gubernur Hari Ketiga Kepulau Buton, Begini Harapan Ali Mazi

Daerah

Update Covid 19 Kasus Baru Bertambah 29 Klaster Yang Paling Tinggi Kendari 17 Orang

Daerah

SMKN 2 Kendari, Masa Pandemi 30% Siswa Masuk Sekolah Terkendala Izin Orang Tua

Daerah

di Tuduh Tidak Penuhi Kinerja, DEMA IAIN Kendari Beri Teguran Kepada SEMA I

Asumsi Rakyat

Jembatan Buton-Muna Mulai Dibangun Tahun Depan

Asumsi Rakyat

Pemprov Sultra dan PWI Sepakat Soal Tuan Rumah HPN 2022

Daerah

Update Covid- 19 Sultra Hari Ini Kasus Sembuh Bau-Bau Bertambah 22 Orang