Home / Daerah

Kamis, 3 Desember 2020 - 01:49 WIB

Endang ; Saya Sedih Karena Diserang Kampanye Hitam

Endang SA Calon Bupati Konawe Selatan

Endang SA Calon Bupati Konawe Selatan

KONAWE SELATAN (ASUMSI RAKYAT ID) – Tersisa seminggu lagi pemungutan suara Pilkada serentak 2020 bakal digelar, namun black campaign (kampanye hitam) mulai dilancarkan guna menjatuhkan lawan politik. seperti yang dialami salah satu Paslon di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), yakni Muhammad Endang-Wahyu Ade Pratama Imran.

Paslon nomor tiga yang berakronim EWAKO itu, kini mendapat serangan kampanye hitam berupa poster yang menyebutkan “Endang Anak Emas Tak Berhati Emas” dan juga dibandingkan dengan Paslon Rusmin Abdul Gani-Senawan Silondae (RAG-SS).

BACA JUGA:   Bunuh Diri, Anggota TNI Titip Surat - Berikut Isi Suratnya

Poster-poster tersebut mulai tersebar di kalangan masyarakat khususnya media sosial Facebook di  hari belakang ini, sehingga berhasil menghebohkan publik.

Menanggapi kejadian tersebut, Endang SA selaku Calon Bupati Konsel menuturkan, selama ini dirinya dan Wahyu sering mendapat serangan secara pribadi, baik makian maupun cacian.

Terlebih lagi, kata dia, black campaign tersebut dapat menimbulkan kegaduhan dan mengganggu keamanan ketertiban masyarakat Konsel yang saat ini begitu menghebohkan Pilkada ini.

BACA JUGA:   Pemkab Jember Gelar Baksos kepada Anak Yatim dan Kaum Duafa

“Selebaran seperti ini bisa menimbulkan kegaduhan dan merusak keamanan pada tujuh hari menjelang pemungutan suara Pilkada,” Ucap Endang pada awak media, Rabu (2/12/2020) malam.

Endang mengaku,  beberapa waktu lalu, ada baliho yang juga terpasang secara sistematis dan masif dirusak orangmereka kenal di beberapa lokasi.

“Belum lagi di media sosial banyak sekali cacian dan kontruksi opini yang menumbuhkan antipati pada pasangan Endang-Wahyu. Tapi kami tidak respon, baru kali ini kita respon itu,” Tuturnya.

BACA JUGA:   Komitmen Awal, KNPI Sultra Bakal Perkuat Internal Kelembagaan

Atas Kejadian ini, Endang pun mengaku sedih atas prilaku perpolitikan yang ada di Konawe Selatan yang kemudian menggunakan cara-cara tidak etis pada rival politiknya.

Padahal kata Endang, masih banyak cara politik yang lebih beradab dan mencerdaskan masyarakat.

“Saya sedih bahkan sulit menjelaskan terhadap keluarga dan anak-anak saya yang kadang-kadang memberitahukan saya apa yang dia baca di medsos,” tutup mantan Anggota DPRD Sultra Tersebut.

(*Ikky/Asumsirakyat.id)

Share :

Baca Juga

Daerah

Cipayung Plus Sultra Rekomendasikan Erwin Gayus Jadi Sekretaris, Bendahara, atau Ketua OKK DPD KNPI

Daerah

Tidak Beres Menyalur, Rifky ; Bupati Harus Copot Kepala Dinas Pendidikan

Bisnis

Munas Kadin Di Sultra, CEO KRA : Berkah Bagi Pelaku UMKM

Asumsi Rakyat

Kadistanak Sultra: Pemerintah Akan Bantu Kembangkan Budidaya Porang di Sultra

Daerah

DPRD Kendari Respon Aduan Masyarakat Soal Jalan Dengan Kunjungan Langsung

Daerah

Berikut Data 104 Pasien Covid-19 Sultra Yang dinyatakan Sembuh

Bisnis

Pemuda Pancasila Sultra Ajak Masyarakat Dukung Pelaksanaan Munas Kadin di Sultra

Daerah

Wakil Bupati Kolaka Utara Dukung Jaelani Kembali Pimpin DPW PKB Sultra