Home / Hukum / Nasional

Rabu, 17 Februari 2021 - 15:55 WIB

Jokowi Minta Agar UU ITE Direvisi, Berikut Faktornya!

Dok : Celebes

Dok : Celebes

ASUMSIRAKYAT.ID – Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo atau Jokowi mendadak meminta agar Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) segera direvisi.

Pengamat politik Universitas Al Azhar Ujang Komarudin menduga, terdapat beberapa faktor mengapa Presiden Jokowi mendadak minta revisi UU informasi dan transaksi elektronik (UU ITE). Salah satunya, kata dia adalah mantan Wapres Jusuf Kalla (JK).

BACA JUGA:   Kemenag RI Launchingkan Logo Hari Santri, Berikut Filosofinya

Ujang menuturkan, kritik JK i soal demokrasi itu menjadi salah satu alasan revisi UU ITE. Sebab, JK mempertanyakan bagaimana cara mengkritik pemerintah tanpa ditangkap polisi?

BACA JUGA:   Kebijakan Politik Pemerintahan B.J. Habibie

Kritik yang dilakukan JK membuka kontroversi penegak hukum karena menggunakan pasal karet di UU ITE untuk menangkap pengkritik pemerintah.

“Ada kritik Pak JK yang mengatakan, bagaimana caranya mengkritik tak ditangkap polisi. Artinya penegak hukum juga cenderung menggunakan pasal karet untuk menangkap para pengkritik dengan tuduhan melanggar UU ITE,” kata Ujang kepada awak media, Rabu (17/2).

BACA JUGA:   Prabowo Diakui Begitu Diinginkan Kader Gerindra Maju Pilpres

Laporan : Rinaldi

Share :

Baca Juga

Ketgam: Presiden Jokowi akan gratiskan vaksin covid 19

Nasional

Berubah Pikiran, Presiden Jokowi Akan Gratiskan Vaksin Covid-19

Nasional

Gubernur DKI Jakarta Positif Covid-19

Nasional

Ketua DPR : Indonesia Akan Terus Ada Jika Pancasila Selalu Di Hati Kita

Asumsi Rakyat

GP Ansor Sultra Dorong MUI Keluarkan Fatwa Pelarangan Game Online

Asumsi Rakyat

Desak Kepala Rutan Unaaha Dicopot, Pemuda Lira dan Kakanwil KemenkumHAM Sultra Bakal Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Wakil Ketua DPRD Konkep

Nasional

Ridwan Bae : Pemerintah Pusat Jangan Bedakan Infrastruktur Nasional, Provinsi dan Daerah

Nasional

Polri Diminta DPR Segera Tindaki Yang Coba Memainkan Harga Oksigen

Nasional

DPR Ingatkan Pentingnya Perspektif Gender dalam Penanganan Pandemi