Home / Pendidikan

Sabtu, 30 Januari 2021 - 23:12 WIB

Kemkominfo buka Program Beasiswa S2 Dalam dan Luar Negeri di TA 2021

ASUMSIRAKYAT.ID – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) kembali membuka program beasiswa S2 baik dalam maupun luar Negeri pada tahun 2021.

Program tersebut merupakan salah satu wujud komitmen Kemkominfo dalam  mengembangan kapasitas sumber daya manusia terkhusus di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Berdasarkan informasi yang diterima asumsirakyat.id, Program Beasiswa tersebut terbuka bagi aparatur pemerintah Pusat maupun Daerah termasuk TNI dan POLRI serta masyarakat umum dari instansi swasta, sebagai bentuk kebijakan di masa pandemi COVID-19.

Metode pembelajaran program beasiswa S2 dalam Negeri tersebut mengikuti kebijakan pemerintah. Sedangkan pemberangkatan penerima beasiswa Program Beasiswa S2 Luar Negeri juga akan mempertimbangkan kondisi perkembangan pandemi, kebijakan pemerintah dan perguruan tinggi di Negara tujuan studi serta metode pembelajaran yang akan digunakan.

Kebijakan tersebut adalah kebijakan perguruan tinggi dan Negara tujuan studi yang menggunakan metode pembelajaran distance learning atau memberlakukan pembelajaran daring. Sehingga itu penerima beasiswa harus mengikuti proses pembelajaran di kota domisili masing-masing sesuai ketentuan yang diberlakukan.

BACA JUGA:   Nadiem Izinkan Sekolah Gelar Pembelajaran Tatap Muka

A. PROGRAM BEASISWA S2 DALAM NEGERI KEMENTERIAN KOMINFO TA 2021

Persyaratan Umum Program Beasiswa S2 Dalam Negeri:
1. Masa kerja minimum 2 tahun;l

2. Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang mengikuti program pendidikan S2
dari lembaga lain.

3. Persyaratan lainnya mengikuti persyaratan masing-masing Perguruan Tinggi yang dipilih

4. Pendaftar beasiswa hanya diperkenankan untuk mendaftar pada kelas regular.

Persyaratan Khusus untuk Pegawai Negeri Sipil:
1. Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada instansi pemerintah Pusat dan Daerah, TNI/POLRI berstatus aktif;

2. Masa kerja minimum 2 tahun (terhitung sejak menjadi CPNS bagi pendaftar dari PNS).

3. Berusia maksimum 37 tahun pada saat mendaftarkan diri;

4. Bagi PNS di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), berusia
maksimum 42 tahun pada saat mendaftarkan diri. Daftar daerah 3T
mengacu pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 63 Tahun
2020 Tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2020 – 2024 tanggal 27
April 2020 dan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2017
Tentang Penetapan Pulau-Pulau Kecil Terluar tanggal 2 Maret 2017.

BACA JUGA:   Korwil Sultra BEM DEMA Se-Sulawesi Dukung Kadis Dikbud Sultra Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka 

5. Mendapatkan izin dan rekomendasi dari pejabat berwenang (minimum
pimpinan instansi setingkat Eselon II) di instansi yang bersangkutan untukmenjalani pendidikan.

6. Persyaratan standar IPK minimal 3,00 untuk bidang komunikasi dan
Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan serta minimal 2,90 untuk bidang informatika.

7. Tidak ditujukan bagi PNS dengan jabatan fungsional pengajar pada instansi
sektor pendidikan.

8. Persyaratan khusus yang harus dipenuhi untuk mengikuti Program Beasiswa
S2 Ilmu Komunikasi adalah tugas dan fungsinya terkait dengan pelayanan
informasi dan kehumasan pemerintah dan persyaratan khusus yang harus
dipenuhi untuk mengikuti Program Beasiswa Informatika, adalah tugas dan
fungsinya terkait dengan tata kelola Teknologi Informasi dan Komunikasi
(TIK)/Keamanan Informasi serta persyaratan khusus yang harus dipenuhi
untuk mengikuti Program Beasiswa S2 Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan
adalah tugas dan fungsinya terkait dengan pembuatan kebijakan di instansi yang bersangkutan.

BACA JUGA:   Wali Kota Kendari Harap Lulusan FEB UHO Bantu Pembangunan Kota

Persyaratan Khusus untuk Masyarakat Umum:
1. Warga Negara Indonesia (WNI).

2. Usia maksimum pelamar 33 tahun pada saat mendaftarkan diri.

3. Latar belakang pekerjaan di sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi dan
pelaku startup lokal.

4. Masa kerja minimum 2 tahun.

5. Mendapatkan izin dari pimpinan yang berwenang untuk menjalani pendidikan.

6. Menyertakan surat keterangan anjuran atau surat rekomendasi dari pimpinan,
dosen atau tokoh lain yang memiliki kredibilitas.

7. Persyaratan standar IPK minimal 3,00 untuk bidang komunikasi dan
Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan serta minimal 2,90 untuk bidang informatika.

8. Persyaratan lainnya mengikuti persyaratan masing-masing Perguruan Tinggi yang dipilih.

DAFTAR SEKARANG

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Gelar Seminar Leadership, Ketua DEMA IAIN ; Kami akan Buat Rekontruksi Baru

Organisasi

Gelar FGD, DEMA IAIN Kendari Hadirkan Siswa(i) Dari 15 Sekolah

Nasional

Silahturahim ke Peserta KIP UHO, Aminuddin Ma’ruf Serahkan Rekening ke Penerima

Nasional

Hasil Audiensi DEMA-PTKIN se Indonesia X Kementrian Agama & Forum Pimpinan (Rektor) PTKIN se Indonesia

Pendidikan

Universitas Pertamina Buka Seleksi Beasiswa Tanpa Tes Lagi, Cek Disini!!

Daerah

Penyaluran Beasiswa, Rifky ; Harap Terbuka Demi Tidak Timbul Curiga Terjadi KKN

Pendidikan

Kurang Paham Materi Yang Diberikan Guru, Beberapa Siswa Bombana Mengeluh Karena Belajar Online

Nasional

Guru Yang Dipecat Di Bone Karena Memosting Gaji Rp.700 Ribu Kembali Mengajar, KS Meminta Maaf