Home / Daerah / Religi

Sabtu, 22 Mei 2021 - 12:02 WIB

Kepala Balitabang Keagamaan Makassar Apresiasi Kemenag Sultra Soal KUB

Saat Proses Kegiatan, Kepala Balitabang Keagamaan Kota Makassar Apresiasi Kantor Wilayah Kementrian Agama Sulawesi Tenggara (Dok : Ist)

Saat Proses Kegiatan, Kepala Balitabang Keagamaan Kota Makassar Apresiasi Kantor Wilayah Kementrian Agama Sulawesi Tenggara (Dok : Ist)

ASUMSIRAKYAT – Berselang sehari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan Balai Penelitian dan Pengembangan Keagamaan Makassar soal Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) dan Peta Keagamaan di Sultra, Kini kedua pihak juga segera menindaklanjutinya dengan menggelar rapat persiapan penelitian.

Prosesi tersebut dihadiri para Kepala Bidang dan Pembimas lingkup Kanwil Kemenag Sultra serta para Pejabat dan Peneiliti pada Balitbang Keagamaan Makassar.

Kakanwil Kemenag Sultra yang diwakilkan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah H. Muh. Saleh mengatakan, rapat tersebut sengaja lebih awal dilaksanakan sebagai bentuk keseriusan Kemenag Sultra dalam menindak lanjuti MoU kedua lembaga.

“Insya Allah pelaksanaanya dalam waktu dekat kita harus segera bergerak, para kepala Bidang dan Pembimas akan menyiapkan teman-teman penyuluh yang kita libatkan dalam menindaklanjuti program kerja sama ini,”terangnya.

BACA JUGA:   Jelang Musda KNPI Sultra XV, Panitia Bakal Perketat Proses Verifikasi

Sementara itu, Kepala Balitbang Keagamaan Makassar, Safrullah menjelaskan Konsep kebutuhan terhadap indeks kerukunan dan keagamaan nyaris menjadi kebutuhan primer setiap satker Kemenag, meskipun pada kenyataaanya indeks yang dimiliki Balitbang masih pada tataran nasional belum merepresentasikan seluruh provinsi di Indonesia.

“Kami di litbang selalu ada permintaan indeks meskipun saat ini yang ada masih secara nasional dan tidak merepresentasi secara total Provinsi. Oleh karena itu kami berpikir setiap Kanwil perlu mencoba membuat indeksnya sendiri,” ungkapnya.

“Kami berbahagia karena Sultra satu-satunya Kanwil yang membuat indeks KUB yang berbiaya murah dengan memanfaatkan potensi besar SDM internal Kemenag yang ada di Kecamatan yaitu penghulu dan KUA. Saya pikir Kanwil Sultra mendapat nilai plus yang akan memilki indeks KUB dan pemetaan agama sendiri,” lanjutnya.

BACA JUGA:   Menuju MUSDA XV KNPI Sultra, Erwin Gayus Ambil Formulir Pendaftaran

Dikatakan, dengan melibatkan para penyuluh agama nantinya skema sample yang digunakan dalam peneilitan indeks kerukunan akan ada 200 angket di setiap Kabupaten/Kota secara acak. Dan para peneliti Litbang Keagamaan Makassar akan memberikan coaching dan angket yang telah ditentukan sebelumnya namun treatmennya akan lebih besar.

“Yang kami butuhkan adalah tentunya penyuluh dari kecamatan yang bertugas menjadi enumerator atau pengumpul data, tugas kami adalah mengcoaching pengumpul data. Selain akan menghasilkan input indeks Kerukunan Umat Beragama berdasarkan provinsi juga bernilai edukasi pada penyuluh kita untuk memiliki pengalaman di bidang penelitian sekaligus kelak menjadi tenaga lapangan kita karena kami (peneliti) butuh pendamping lapangan,”papar Safrullah.

BACA JUGA:   Arti Mimpi Gigi Copot atau Goyang

Selanjutnya mengenai peta keagamaan, Safrullah menerangkan treatment yang digunakan untuk tahap awal dengan menyasar daerah terdekat Kota Kendari, Kabupaten Konawe dan Konawe Selatan, dan selanjutnya akan menyusul Kabupaten/Kota lain se Sultra.

“Model kerjanya quick count, penyuluh nanti akan terhubung dengan link aplikasi yang disediakan untuk menginput data yang didapatkan, ” pungkas dia.

Selanjutnya untuk memudahkan penelitian para peserta rapat akan memetakan 17 Kabupaten/Kota se Sultra menjadi beberapa zona penelitian. (Muh. Rifky)

Share :

Baca Juga

Daerah

Sukses Membangun literasi dan Inklusi Keuangan, Bupati Konsel di Ganjar Dilan Award dari OJK

Daerah

Pasien Covid-19 di Sultra Bertambah 77 Orang

Asumsi Rakyat

Peringati Hari Air Dunia, Balai Wilayah Sulawesi IV Kendari Tanam 600 Pohon

Daerah

Tak Mengindahkan Hasil RDP, Kelompok Buruh Desak DPRD Sultra Melakukan Tindakan Lanjutan

Asumsi Rakyat

Gubernur Sultra Imbau Seluruh OPD Selama Pemeriksan BPK Agar Memberikan Respon dan Transparasi

Daerah

Lazisnu Konawe Ajak Masyarakat Ulurkan Bantuan Untuk Kesembuhan Zaskia

Daerah

Begini Jawaban Tim Hukum Kades Kekea Soal Informasi Yang Menuduh Korupsi

Daerah

Sultra Raih Predikat “Zona Hijau” Terkait Pelayanan Publik