Home / Daerah / Kesehatan

Kamis, 7 Januari 2021 - 18:32 WIB

Ketua PMII Sultra : Pemprov Segera Laksanakan Edukasi Program Vaksinasi Serta Libatkan Semua Pihak

Foto : Erwin Gayus, Ketua PKC PMII Sultra

Foto : Erwin Gayus, Ketua PKC PMII Sultra

KENDARI – Vaksin Sinovac PT Biofarma untuk program vaksinasi Covid-19 tiba dari Jakarta ke Bandara Halu Oleo Kendari, Selasa (5/1/2021). Sekitar pukul 09.30 Wita, vaksin dibawa menuju ke Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Namun hal tersebut banyak mendapatkan tanggapan yang berbeda-beda dari masyarakat Sulawesi Tenggara, tak sedikit pula yang berkomentar negatif atas rencana vaksinasi tersebut karena takut melihat berseliwerannya berita di beberapa media sosial terkait bahayanya program vaksinasi ini.

Melihat persoalan tersebut, Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Tenggara, Erwin Gayus menilai bahwa hal tersebut diakibatkan atas kurang pekanya unsur pemerintah provinsi sultra dalam mengklarifikasi terkait desas desus bahayanya program vaksinasi ini.

BACA JUGA:   Bapenda Kendari : PAD Kendari Meningkat Di Tiga Sektor

“Pemerintah harus melibatkan semua unsur dalam menjawab serta menangani persoalan ini, karena di masyarakat belum tersampaikan secara jelas terkait program vaksinasi ini, masih banyak menimbulkan oertanyaan yang justru membuat mereka semakit takut”

“Jadi, dengan kapasitas pemerintah yang terbatas, karena dalam waktu singkat harus menyentuh semua lapisan masyarakat dalam mengedukasi program vaksinasi ini, maka tak ada solusi selain dengan melibatkan semua elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, pemuda, tokoh agama ataupun kelompok-kelompok karangtaruna yang ada di tiap lingkungan tempat tinggal” Lanjutnya.

BACA JUGA:   Ketua DPR RI Ajak Bangsa Indonesia Beri Penghargaan Kepada Nakes

Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Nasional ini juga menyoroti pemerintah provinsi yang telah menganggarkan biaya besar (Per Desember 2020) untuk sosialisasi dan penyampaian detail terkait vaksin yang hadir di sultra, namun sampai hari ini imbas dari upaya sosialisasi tersebut belum menyentuh kelompok masyarakat.

“Program vaksinasi semakin dekat, namun yang disosialisasikan pemerintah tidak menyentuh masyarakat sama sekali, bahkan masyarakat belum memahami tingkat keamanan vaksin dan manfaat vaksin secara spesifik”.

BACA JUGA:   PBNU Putuskan Gelar Muktamar Pada Desember Mendatang

“Keterlibatan semua pihak saat ini sangat diperlukan, mengingat program vaksinasi adalah satu-satunya cara agar kita keluar dari belenggu pandemi Covid-19” tutup Erwin

Untuk diketahui, Jenis vaksin yang disalurkan ke seluruh provinsi di indonesia, adalah hasil kerja sama PT Bio Farma dengan perusahaan vaksin asal cina yakni Sinovac Biotech.

Serta menjelang vaksinasi massal Covid-19, Pemprov Sultra anggarkan Rp 500 juta untuk melakukan sosialisasi sehingga diharapkan tidak membuat masyarakat panik saat vaksinasi berlangsung.

(Rsr/Asumsirakyat.id)

Share :

Baca Juga

Daerah

E-Koran Edisi #9

Daerah

4 Kabupaten di Papua Pilkada Ulang, Berikut Penjelasannya

Daerah

Wali Kota Kendari Minta Warga Luangkan Waktu Ikut Vaksinasi

Daerah

Peringati Hari Amal Bhakti Kementrian Agama RI Ke 75, Satlantas Polres Kendari Gelar Operasi Kamseltibcarlantas

Daerah

Sosialisasi UU Ciptaker Di Helat Di Wakatobi, Gubernur Harap Dorong Penciptaan Lapangan Kerja

Daerah

Bangun Ruas Jalan Lingkar, Wali Kota : Semoga Mencegah Kemacetan di Kota Kendari

Daerah

Tak Tanggung-tanggung, Satgas Covid-19 Kendari Gelar Operasi di Tempat Hiburan Malam

Daerah

Tidak Beres Menyalur, Rifky ; Bupati Harus Copot Kepala Dinas Pendidikan