Home / Nasional

Rabu, 10 Februari 2021 - 19:49 WIB

KSPI Menduga Terjadi Korupsi Di Lingkungan BPJS Ketenagakerjaan

ASUMSIRAKYAT.ID – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), menggelar konferensi pers secara online, pada Rabu, (10/2/2021).

Kahar S Cahyono yang bertindak sebagai moderator mengatakan, dihari ini mereka hanya akan membahas BPJS Ketenagakerjaan yang menurut mereka terdapat dugaan mega korupsi di lingkungan BPJS Ketenagakerjaan.

Selain membahas kasus megakorupsi, kata dia, mereka juga akan membahas Undang-Undang Cipta Kerja atau OmnimbusLaw.

“Pembahasan kali ini terkait dengan BPJS Ketenagakerjaan yang kita tau ada dugaan korupsi disana dan yang kedua masih terkait dengan isu omnimbusLaw/UU Cipta Kerja yang saat ini sudah masuk pada peraturan pemerintah dalam perencanaan yang akan disusun,” ungkapnya

BACA JUGA:   Puan Apresiasi Pemda Yang Berhati-Hati Terapkan PTM

Olehnya itu, kata dia, hari ini pihaknya atau KSPI akan menyampaikan pernyataan sikap kepada publik terkait dengan dua isu yang menjadi hangat diperbincangkan saat ini.

Narasumber pertama Iswan Abdullah dalam menyampaikan, jika sebenarnya KSPI telah lama menganalisa soal kasus mega korupsi di lingkup BPJS ketenagakerjaan.

BACA JUGA:   Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional 2022, Berikut Daftarnya

“Sebenarnya, kami telah lama menganalisa ini, hanya saja karena dampak pandemi Covid-19 terpaksa kami tunda dulu,” papar Iswan

“Perlu wartawan semua ketahui saya sudah memiliki buktinya. Bukti itu saya dapatkan dari internal mereka, hanya saya tak mau memberitahu siapa yang memberikan data itu,” ujarnya

Sementara itu, presiden KSPI Ikbal Said menjelaskan, bahwa KSPI hanya mempertanyakan jaksa agung yang sudah begitu lama tidak dapat mengungkap kasus ini.

BACA JUGA:   Perlunya Digalakkan Budaya Baca Bagi Remaja

“Kami hanya mempertanyakan jaksa agung yang sudah begitu lama tidak dapat mengungkap kasus ini,” bebernya.

Ia pun mengaku telah mengirimi Presiden Jokowi surat, agar kasus tersebut segera di tindak lanjut.

Tak hanya itu, lanjutnya, Said mengaku akan mendesak DPR agar sesegara menindaki pelaku secepatnya.

Laporan : Muh. Rifky

Share :

Baca Juga

Nasional

OJK Lakukan Beberapa Program Baru Arahan Jokowi Terkait Isklusi Keuangan

Asumsi Rakyat

GP Ansor Kendari dan Pemuda Katolik Sultra Ajak Masyarakat bersatu Lawan Radikalisme dan Terorisme

Daerah

Harlah Pancasila, Ali Mazi Pesan Ke Generasi Muda Agar Tak Lupakan Sejarah

Nasional

Satu Ustad Ternama Berkomentar Soal Hubungan Terlarang Nissa Sabyan

Nasional

Begini Cara Cek Penerima Bantuan Vaksin Gelombang Pertama

Nasional

Heboh, Tokoh NU Ditenggelamkan Komunis Dimunculkan

Nasional

MUI : Pembubaran FPI Harusnya Bina Dengan Merangkul Bukan Memukul

Daerah

Salah Satu Pemilik Akun Twiter Kritik Jokowi Karena Akrab Dengan Oligarki