Home / Hukum / Nasional

Kamis, 31 Desember 2020 - 11:37 WIB

Kuasa Hukum FPI Sebut Pencabutan SP3 Kasus Chat Mesum HRS Bukti Rezim Ketakutan

Foto : Wartaekonomi

Foto : Wartaekonomi


JAKARTA – Aziz Yanuar Pengacara petinggi Front Pembela Islam (FPI), merespon pencabutan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas kasus chat mesum tersangka Habib Rizieq Shihab.

Menurutnya, pencabutan SP3 kasus yang sudah lama menjerat HRS itu semakin membuktikan dugaan kepanikan rezim atas meninggalnya 6 laskar FPI.

“Ini makin membuktikan dugaan kepanikan rezim atas pengungkapan dugaan pembantaian enam syuhada,” katanya sebagaimana dikutip dari Pojoksatu.id di Jakarta, Rabu (30/12/2020).

Olehnya itu, Aziz pun mengajak umat Islam agar tak lengah dan terus memantau proses investigasi yang dilakukan Komnas HAM soal kasus tewasnya 6 laskar FPI.

BACA JUGA:   Ketua DPR RI : Anggota Pramuka Adalah Calon Pemimpin Diandalkan

“Ini dalam dunia intelejen dikenal dengan istilah deception atau pengalihan isu,” ujarnya.

Terkait kelanjutan kasus ini, Mohamad Guntur Romli mengaku sangat bersyukur. Dalam akun Twitter pribadinya @GunRomli, dirinya menuliskan “Alhamdulillah! Lanjutkan proses hukum chat mesum.

Sebagaimana diketahui, hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan untuk mencabut SP3 atas kasus chat mesum tersangka Habib Rizieq Shihab. “Putusan tersebut dibacakan pada Selasa (29/12/2020).

Kuasa Hukum Penggugat dalam hal ini Febriyanto Dunggio, mengatakan sidang putusan tersebut berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB.

BACA JUGA:   Bupati dan Kepala BPBD Koltim Kini Ditetapkan Tersangka

“Sidang sudah selesai. Hasil putusannya, memerintahkan kepada termohon (Polda Metro Jaya) untuk kembali melanjutkan proses hukum saudara, FHM dan HRS,” katanya seperti dikutip di warta ekonomi

Tak itu, ia juga mengajukan gugatan SP3 tersebut dan diterima PN Jaksel dengan nomor perkara 151/Pid.Prap/2020/PN.Jkt.Sel.

 

Seperti diketahui, Kasus tersebut bermula dari situs www.baladacintarizieq.com, yang mengunggah foto serta screenshoot percakapan mesum yang diduga Habib Rizieq dengan seorang wanita bernama Firza Husein.

Alhasil, masyarakat pun melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian.

BACA JUGA:   KPK Akan Bawa Enam Orang Dari Koltim Untuk Diperiksa, Termaksud Bupati

Dilansir dari wartaekonomi, Mereka yang melaporkan atas Aliansi Mahasiswa Anti-Pornografi dan Henry Yoso.

Sehingga pihak kepolisian langsung bergerak cepat dan menelusuri keaslian percakapan di aplikasi WhatsApp (WA) antara Habib Rizieq dengan Firza Husein yang saat itu tersangka makar.

Caranya, kepolisian mencari sumber data rekaman panggilan atau call data record (CDR) terkait percakapan tersebut. Setelah melakukan penyidikan, pihak kepolisian pun langsung menetapkan Habib Rizieq sebagai tersangka bersama rekan chatnya (Firza Husein).

(*Ikky/Asumsirakyat.id)



 

Share :

Baca Juga

Hukum

Seorang Lelaki Ditikam Di Kendari Caddi, Tepat Saat Malam Perayaan Tahun Baru

Daerah

Harlah Pancasila, Ka KanKemenag Kendari : Santri Harus Miliki Jiwa Nasionalisme Yang Kuat

Daerah

Gramat Sultra harap Kapolda Sultra Segera Menuntaskan Soal Tambang di Konut Yang Diduga Ilegal

Nasional

Risma Rangkap Jabatan Atas Perintah Jokowi, Ini Klaim Pakar Kritik

Nasional

Jika Kudeta Berhasil, Demokrat Khawatir Tak Bisa Ikut Pemilu 2024

Nasional

Siapkan KTP dan HP anda, Bisa dapat Uang 3,55 Juta dari Pemerintah

Nasional

Wahdah Islamiyah Punya Peluang Kembangkan Ekonomi Digital

Nasional

Ibu Kota Jakarta Akan Tenggelam