Home / Hukum / Nasional / Politik

Jumat, 8 Januari 2021 - 13:41 WIB

Mahfud MD : Jika Demokrasi Terlalu Longgar, akan Membuat Integritas Terganggu

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia, Mahfud MD (Foto : CNN Indonesia)

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia, Mahfud MD (Foto : CNN Indonesia)

JAKARTA – Akhir-akhir ini ramai diperbincangkan persoalan 6 Laskar Front Pembela Islam (FPI) yang terbunuh dan Pembubaran Organisasi Masyarakat (Ormas) FPI.

Hal tersebut diungkapkan oleh Akun twitter @sang pengelana yang menandai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Prof. Mahfud MD dalam postingannya. Jumat, 8 Januari 2021

BACA JUGA:   BNNP Sultra Musnahkan Narkotika Jenis Sabu Dari 4 Orang Tersangka

“Nyawa hilang tanpa proses hukum. Ormas dilarang tanpa proses hukum. Negara hrs kedepankan proses hukum yg …due to the law. Bukan due to the power,” tulis akun twitter @sang pengelana itu.

BACA JUGA:   Tegas, PB PMII Minta Jokowi Mundur Sebagai Presiden

Menanggapi hal tersebut, Menkopolhukam Prof. Mahfud MD mengatakan, jika demokrasi di Indonesia terlalu longgar, maka akan membuat integritas terganggu.

Jika demokrasi terlalu longgar maka integrasi terganggu,” Tulis Mahfud di akun Twitternya @Mahfud MD, (8/1/2021)

BACA JUGA:   Sebenarnya Bupati Koltim Dicurigai Akan Korupsi Sejak Maret 2021 Lalu

Menurutnya, Jika integrasi terlalu ditonjolkan maka demokrasi yang terpasung.

Demokrasi dan integrasi sama pentingnya bagi kelangsungan negara. Sehingga tugas kita menjaga keseimbangan agar keduanya tetap subur,” tutup Mahfud

Reporter : Muh. Rifky

Share :

Baca Juga

Asumsi Rakyat

Dicemari Nama Baiknya, Kadis Kominfo Sultra Laporkan Media Telisik.id dan Rekan Kerjanya Di Polda Sultra

Nasional

Baca Teks Proklamasi HUT 76, Puan Ingat Amarhum Kakeknya

Nasional

Anies Diminta Kader Gerindra Untuk Mundur Dari Gubernur DKI Jakarta, Wagubnya Menanggapi!!

Hukum

Laporan Kepsek SMA 9 di Polda Sultra Belum Bisa Diproses, Begini Alasannya!!

Asumsi Rakyat

DPR Sepakati Kemenristek dan Kemedikbud Digabung

Nasional

Bubarkan Aksi 1812, Polisi Amankan Beberapa Orang

Hukum

Komnas HAM Finalisasi Laporan Soal Penembakan Laskar FPI

Nasional

Prabowo Diakui Begitu Diinginkan Kader Gerindra Maju Pilpres