Home / Nasional

Sabtu, 12 Desember 2020 - 19:41 WIB

Ombudsman Imbau Rumah Sakit Belum Layak Mendaftarakan Vaksin Covid- 19, Ini Alasannya

Ketgam: ilustrasi vaknisasi covid - 19

Ketgam: ilustrasi vaknisasi covid - 19

Ombudsman Imbau Rumah Sakit Belum Layak Mendaftarakan Vaksin Covid- 19, Ini Alasannya

 

JAKARTA – Pihak rumah sakit belum menetapkan harga untuk vaksin tersebut dan akan mengikuti ketentuan lebih lanjut dari pemerintah, Ombudsman RI mengingatkan bahwa rumah sakit belum bisa membuka pendaftaran untuk melakukan Vaknisasi covid sampai saat ini.

Dilansir dari CNN Indonesia, sebab, Komisioner Ombudsman RI, Alamsyah Saragih mengatakan pemerintah belum mengeluarkan izin edar serta menetapkan harga vaksin Covid-19.

Menurut dia pihaknya akan meminta pihak pengawas rumah sakit untuk memberikan teguran ke rumah sakit yang telah membuka pendaftaran vaksinasi Covid-19.

BACA JUGA:   Sertifikat Vaksin Keliru Jika Jadi Syarat Mengakses Tempat Umum

“Intinya, yang begitu belum bisa dilakukan, harga belum jelas, harga harus ditetapkan dengan tidak menjadi produk komersial, karena pandemi itu bencana, itu urusan publik. Kita lihat dalam proses review,” ucapnya, Sabtu 12 Desember 2020.

Sejumlah rumah sakit diketahui mulai membuka pendaftaran vaksin Covid-19 meskipun vaksinasi belum bisa dilakukan hingga setidaknya tahun 2021.

Beberapa di antaranya ialah Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia (RS UII), Yogyakarta; dan Rumah Sakit Primaya, Tangerang, Banten.

Mengutip akun Instagram Rumah Sakit UII, pendaftaran vaksin sudah dibuka mulaisaat ini. Vaksinasinya sendiri baru dilakukan satu sampai dua bulan dari waktu pendaftaran.

BACA JUGA:   Pejabat pemerintah? Pandemi Covid-19 Jangan di Jadikan Alasan

Pasien yang mendaftarkan diri terlebih dahulu akan diprioritaskan ketika vaksinasi siap dilakukan. Vaksinasi dilakukan oleh dokter dan kesehatan pasien akan diperiksa terlebih dahulu.

Sementara, pihak humas Rumah Sakit Primaya menyebut pendaftaran vaksin Covid-19 sudah dibuka mulai tiga hari lalu. Vaksin bisa dipesan untuk individu maupun korporasi.

Demikian dikatakan Head of Marketing & Corporate Communication Primaya Hospital Group, Henie Dewita, merujuk pada aturan vaksinasi dalam situs resmi RS Primaya.

BACA JUGA:   Anggota Paskibraka Asal Sultra Resmi Dilantik Presiden RI

Menurut pihak rumah sakit, vaksinasi baru bisa dilakukan setidaknya tahun 2021. Pelaksanaan vaksin akan menunggu izin resmi dari pemerintah.

Pendaftaran dibuka untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin diprioritaskan mendapat giliran vaksin. Namun belum tentu semua peserta bisa dipastikan mendapat vaksin.

Untuk itu pemerintah diminta segera menetapkan aturan untuk membatasi diskresi rumah sakit swasta dalam penerapan vaksinasi covid-19.

Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah menilai langkah yang dilakukan sejumlah rumah sakit itu sesungguhnya menyalahi aturan.

(*Bang Kune/ Asumsirakyat.id )

Share :

Baca Juga

Nasional

Ada Hal Yang Membuat Ridwan Batal Maju di Pilgub, Begini Alasannya!!

Nasional

Rangkap Jabatan Bikin Rugi Negara

Asumsi Rakyat

Jokowi Peringatkan “Jika Tidak Waspada, Penyebaran Covid-19 Bakal Bertambah”

Asumsi Rakyat

Tahun Ini, Pemerintah Izinkan Tarwih Berjamaah

Nasional

Kemenag Buka Pendaftaran Penilaian Buku Pendidikan Agama

Nasional

Gus Yaqut tidak Ingin Populisme Islam Berkembang Luas

Asumsi Rakyat

Anak Muda Diminta Kritisi Setiap Penyiaran

Nasional

Ketua MUI Pusat Dikabarkan Kecelakaan Parah