Home / Daerah

Minggu, 31 Januari 2021 - 19:51 WIB

Pemprov Sultra Usul Tiga Ikon Baru

Ketgam: Gubernur Sultra Ali Mazi

Ketgam: Gubernur Sultra Ali Mazi

ASUMSIRAKYAT.ID – Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di 2021 nampaknya tancap gas untuk membuat perwajahan baru.

Pasalnya Pemerintah Provinsi Sultra siap membangun sejumlah ikon baru di wilayah bekas pusat Kesultanan Buton, yang tercantum dalam visi gerakan akselerasi pembangunan daratan dan lautan (garbarata).

Hal itu bukan isapan jempol belaka, dimana pada Sabtu (30/1/2021) Gubernur Sultra, Ali Mazi telah melakukan kunjungan kerja (kunker) untuk meninjau lokasi ikon-ikon baru tersebut.

Melalui siaran pers yang diterima asumsirakyat.id, Ali Mazi dikabarkan telah meninjau lokasi pembangunan tugu Pahlawan Nasional Oputa Yi Koo, perluasan Bandara Betoambari, hingga lokasi pembangunan Jembatan Buton-Muna di Kota Baubau.

Dirinya mengatakan, hingga saat ini belum ada kendali yang dihadapi terkait pembangunan Jembatan Buton-Muna.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Tengah dan Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau sudah siap melakukan pembebasan lahan. Mudah-mudahan setelah DID-nya selesai pembangunan jembatan ini bisa kita lakukan evaluasinya khususnya masalah tanah,” ujarnya.

BACA JUGA:   Tercatat 6 Ribuan Anak Di Jatim Mennjadi Yatim Karena COVID-19

Ali Mazi mengimbau agar masyarakat mendukung penuh pembangunan jembatan tersebut. Karena jembatan itu nantinya menjadi salah satu ikon dunia juga.

Tidak sampai disitu, ia juga mengungkapkan, pembangunan jembatan ini telah direncanakannya sejak 17 tahun lalu atau 2003 lalu. Dimana kala itu dirinya menjabat Gubernur Sultra untuk periode pertamanya.

Seperti kata pepatah bijak “manusia hanya bisa berencana”, dan rencana itu baru dapat diwujudkan saat dirinya menjabat di periode kedua ini.

“Bayangkan, pembangunan Jembatan Buton-Muna itu saya rencanakan sejak 2003, nanti 2021 baru terlaksana. Karena pemerintah pusat serius, pemerintah daerah juga harus serius karena dukungan baik moril maupun finansial pemerintah pusat sangat mendukung,” ucapnya.

Dengan adanya jembatan tersebut nantinya dapat menjadi sektor baru pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sebab, Pemprov Sultra juga akan membangun kawasan pariwisata baru sebagai faktor pendukung.

BACA JUGA:   Ali Mazi Paparkan Empat Capaian AMAN Selama 3 Tahun Terakhir

Berikutnya yakni soal perluasan runway Bandara Betoambari. Dimana sang Gubernur telah menyampaikan ke pihak Bandara Betoambari agar membuat rencana runway sepanjang 3.000 meter dan lebar 60 meter agar dirinya sampaikan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

“Kemarin saya sudah bersurat ke Kementrian, terkait panjangnya 2.500 lebarnya 45. Tapi saya sudah meminta Kepala Bandara untuk dijadikan 3.000 agar bisa dilewati pesawat berbadan lebar dan besar,” ungkapnya.

“Jika sebuah bandara hanya bisa keluar masuk pesawat kecil, maka daerah akan kurang berkembang,” lanjutnya.

Ia mengatakan, dalam sebuah bandara pada satu daerah dapat memberangkatkan jemaah haji dari situ, dan untuk itu pihaknya sedang mendesain dan dianggarkan.

Kemudian terkait ikon berikutnya, yakni pembangunan tugu Sultan Himayatuddin/Oputa Yi Koo, pihaknya tengah melihat letak lokasinya. Menurutnya, patung Oputa Yi Koo nantinya harus dibangun di tempat yang sedap dipandang serta memiliki nilai seni yang estetik karena akan menjadi ikon Sultra.

BACA JUGA:   Anton Timbang Kembali Pimpin IMI Sultra

Katanya, dari hasil peninjauannya lokasi yang pas untuk pembangunan patu Oputa Yi Koo di Kota Mara.

Patung sang Sultan Himayatuddin bukan hanya sekedar patung biasa. Pihaknya akan membuatnya menjadi salah satu tempat kunjungan baru untuk masyarakat baik dalam negeri maupun luar negeri.

“Begitu gigihnya ketika itu Oputa Yi Koo berjuang melawan Belanda meskipun dengan bambu runcing dan hanya beberapa pasukan yang setia kepadanya untuk bergerilya di hutan. Oleh karena itu pemerintah memberikan penghargaan sebagai pahlawan nasional. Sebagai generasi muda kita abadikan patungnya bersama dengan museum sejarah Buton di dalamnya,” pungkasnya.

Laporan : Muh. Rifky

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkab Jember Gelar Baksos kepada Anak Yatim dan Kaum Duafa

Daerah

Dandim 1417/ Kendari Laksanakan Launching Suntik Vaksinasi Covid 19 Pertama di Kabupaten Konsel

Asumsi Rakyat

Korupsi Bank Sultra Konkep Terus Ditelusuri, LPD Sebut Wabub-Bappeda Diduga Terlibat

Daerah

Pilkada Usai, Polres Muna : Mari Rajut Kembali Benang Persaudaraan dengan Kerja Bakti

Bisnis

Ketua RAPI : Program Kerja Kami Menyesuaikan dengan Rencana Pemkot

Budaya

Harnus ke 63, Momentumnya Peningkatan Budaya Bahari

Daerah

Dua Bersaudara Patah Kaki Akibat Ditabrak Truk dari Belakang

Daerah

Guna Cegah Penyebaran Covid-19 Saat Libur Natal Dan Tahun Baru, Kapolri Keluarkan Maklumat