Home / Daerah / Hukum

Kamis, 17 Desember 2020 - 12:12 WIB

PMII Konawe Akan Menggelar Unras Terkait Penetapan 5 Orang Tersangka yang Tidak Berdasar

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesi cabang Konawe Akan Gelar Aksi (Foto Istimewa)

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesi cabang Konawe Akan Gelar Aksi (Foto Istimewa)

KONAWE – Lima aktivis yang diamankan (15/12 ) sebagai saksi di Polda Sulawesi tenggara kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 160 KUHP dan atau Pasal 216 ayat (1) KUHP Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/581/XII/2020/SPKT yang ditandatangani langsung oleh Dir Res Krimum, Kombes Pol La Ode Aries.

Menanggapi hal tersebut, Pengurus Cabang ( PC ) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII ) Konawe menilai bahwa Polda Sulawesi Tenggara tidak memiliki dasar untuk menetapkan kelima orang aktivis sebagai tersangka bahkan ada upaya kriminalisasi terhadap mereka.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PC PMII Konawe, Ayu Kusumasari. Kamis ( 17/12/2020).

BACA JUGA:   Tak Mampu Biayai 4 Istri, Lelaki Ini Gandakan Uang - Ditangkap Polisi

Menurut Ayu, Polda Sulawesi Tenggara harusnya tidak berat sebelah terhadap peristiwa kerusuhan pasca aksi unjuk rasa menuntut status pekerja serta kenaikan upah yang terjadi di kawasan lingkar tambang morosi, karena sejatinya yang mereka perjuangkan adalah hak buruh, bukan malah ada indikasi dan upaya kriminalisasi seperti ini.

BACA JUGA:   TKD ASN Akan Dihapus Di Kota Kendari Adalah Hoax

“Pihak Polda Sultra harus bersikap adil, yang memicu terjadinya kerusuhan itu bukan dari massa aksi tetapi orang diluar massa aksi, bahkan 5 orang yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut juga mempunyai pegangan dan bukti video aksi unjukrasa bahwa mereka tidak terlibat dalam upaya pengahasutan”.

” Justru mereka menarik mundur semua massa aksi saat pihak perusaahan memicu dengan melempar batu kearah mereka dan menghimbau agar tidak terlibat dan tidak terprovokasi ”

BACA JUGA:   Ketua PMII IAIN Jember Harap Kader Dapat Berjuang di Rayon dan Komisariat

Ayu menegaskan akan mengerahkan kader PMII Konawe untuk bersama-sama sahabat-sahabat PMII dan elemen gerakan lain di kendari melakukan aksi unjuk rasa di Polda Sulawesi Tenggara menuntut keadilan atas penetapan tersangka yang ada indikasi kriminalisasi.

” Apalagi dalam 5 orang yang ditetapkan sebagai tersangka, 3 orang diantaranya merupakan kader dan keluarga besar PMII Konawe , sejatinya sudah menjadi panggilan bagi kami untuk tidak membiarkan mereka berjuang sendiri ” Tutup Ayu

(*Tim Redaksi/Asumsirakyat.id)

Share :

Baca Juga

Daerah

Rapat Tahunan BI, Sekda Sultra Pesan Tingkatkan Perhatian Pada Sektor Pertanian dan Kelautan

Asumsi Rakyat

Dua Kader PDI-P Tersangka Kasus Video Porno, Begini Kronologisnya!!
Sejumlah Staf DPRD Sultra saat Melakukan Rapid Test

Daerah

30 Staf DPRD Sultra Reaktif Covid-19

Daerah

Update Covid-19, Klaster Terbaru bertambah 27 Orang

Daerah

Inspektorat Kota Kendari Ikuti Rakernas AAIPI

Hukum

Bupati Koltim Diduga Terima Uang Rp250 Juta

Daerah

Gubernur Sultra Ali Mazi Luncurkan Sepeda Motor Listrik Berbasis Baterai di Sultra  

Hukum

Semua Preman Akan Diberantas Polisi