Home / Nasional

Selasa, 15 Desember 2020 - 19:54 WIB

Polisi Bakal Periksa Jasamarga Soal CCTV Mati Dibentrok FPI

Ilustrasi Kepolisian Republik Indonesia

Ilustrasi Kepolisian Republik Indonesia

JAKARTA – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri berencana memeriksa petugas PT Jasa Marga (Persero) Tbk terkait dengan kamera pengawas atau CCTV yang tidak berfungsi di sekitar Jalan Tol Jakarta-Cikampek saat bentrokan terjadi antara polisi dengan anggota Front Pembela Islam (FPI).

Setidaknya ada 23 CCTV yang disebut mengalami gangguan teknis sehingga tidak dapat merekam kejadian dari KM 43-KM 72 selama kejadian.

BACA JUGA:   Dikabarkan Data 10 Kementerian Dibobol Hacker China, Polri : Masih Aman

“Jadi penyidik menjadwalkan pemeriksaan, untuk waktunya tentu kami akan komunikasikan. Kalau perlu penyidik nanti ke sana (Jasa Marga) untuk mengambil keterangan,” ucap Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Andi Rian Djajadi saat dihubungi wartawan, Selasa (15/12).

Pemeriksaan tersebut akan dilakukan pada pekan ini sehingga dugaan tindak pidana dalam perkara tersebut dapat segera terungkap. Meskipun, kata Andi, rekaman CCTV bukan satu-satunya barang bukti yang diandalkan penyidik dalam perkara ini.

BACA JUGA:   Muncul Petisi Meminta Ketua KPK Diberhentikan

“Mudah-mudahan minggu ini, lagi dijadwalkan degan penyidik saya. Kalau bisa hari Kamis, hari Kamis,” ucap dia.

“Jangan terpaku dengan CCTV, enggak jadi nanti ya,” tambahnya.

Sebagai informasi, polisi mengklaim telah memiliki rekaman pengawas di sekitar lokasi kejadian. Hanya saja, hingga saat ini pihak kepolisian belum membuka bukti-bukti tersebut kepada publik.

BACA JUGA:   Hari Pramuka, Jokowi Ingatkan Agar Selalu Jadi Teladaan Menaati Prokes

Bukti rekaman itu dinilai penting untuk mengungkap bentrokan yang menewaskan enam anggota laskar FPI akibat ditembak polisi.

Dalam keterangannya polisi menyebut penembakan dilakukan karena laskar hendak melukai petugas. Namun, pihak FPI membantah menyerang terlebih dahulu ketika para laskar tersebut mengawal Rizieq Shihab.

(CNN/Asumsirakyat.id)

Share :

Baca Juga

Nasional

BEM dan DEMA Seluruh Indonesia Tolak Kebijakan Jual Beli Vaksin

Nasional

Baca Teks Proklamasi HUT 76, Puan Ingat Amarhum Kakeknya

Ekonomi

Komisi IV DPR RI Pertanyakan Peruntukkan Pajak Sembako

Nasional

Nilai Firli Di KPK Sektor Penindakan Bermasalah, Ini Alasan ICW

Nasional

Lantik Pengawas Program BPJS, Begini Harapan Presiden

Hukum

Haikal Hassan Tak Penuhi Panggilan Polda, Setelah Diduga Sebar Berita Bohong

Asumsi Rakyat

Jokowi Resmi Cabut Aturan Investasi Miras

Daerah

Harlah Pancasila, Ali Mazi Pesan Ke Generasi Muda Agar Tak Lupakan Sejarah