Home / Hukum / Kriminal

Sabtu, 23 Januari 2021 - 20:12 WIB

Sadari Kesalahan, Pria Ini Serahkan Diri ke Polisi Setelah Mengamuk

Pelaku, Alias SU

Pelaku, Alias SU

ASUMSIRAKYAT.ID – Seorang Pria berinisial Su bin Nur alias Sukar (36) dilaporkan karena mengamuk dan merusak fasilitas di KTV Paragon, Grand Meranti Hotel Selatpanjang, Sabtu (23/1/2021) sekitar pukul 00.45 dinihari.

Kapolsek Tebingtinggi, IPTU Aguslan SH membenarkan tragedi tersebut.

Kata dia, awalnya pelaku yang merupakan warga Jalan Banglas Gang Dahlia kelurahan Selatpanjang Timur itu tiba-tiba mendatangi KTV Paragon dengan menggunakan jas ojek.

“Sesampainya di lantai 1 dan ingin menuju ke Paragon yang terletak di lantai 2, pelaku langsung menendang pintu lift sebanyak 4 kali dengan sangat kuat sehingga menyebabkan pintu lift menjadi rusak. Selanjutnya pelaku langsung berjalan menuju lantai 2 dan bertemu dengan manajer Paragon, Roni Gunawan dan pelaku langsung menghunus pisau Badik miliknya yang dibawanya dari rumah yang sebelumnya disimpan di sebelah kiri pinggangnya. Merasa dirinya terancam, Roni langsung berlari terbirit-birit masuk kedalam ruang lobi. Sambil mengejar, pelaku kembali menyimpan Badiknya,” Ungkap Agus

BACA JUGA:   Presiden Jokowi Terbitkan Aturan Mengenai Perlindungan Anak Dalam Proses Hukum

Selanjutnya, kata Agus, pelaku kemudian menuju ke dalam ruang operator dan langsung membanting satu unit monitor komputer merek Lenovo warna hitam ukuran 22 inci ke arah dinding dengan sekuat tenaga sehingga menyebabkan monitor tersebut rusak.

“Pelaku juga merusak kursi yang berada di ruangan kasir dengan melemparinya ke arah dinding kaca sehingga membuat dinding kaca KTV tersebut pecah, setelah semuanya berantakan pelaku meninggal KTV Paragon,” katanya.

Setelah semuanya hancur berantakan, Kata dia, pelaku lalu pergi meninggalkan KTV Paragon dan sempat memukul dinding dengan kepalan tangan kanannya Seluruh kerugian materi yang dilaporkan sebesar Rp50 juta,” ujar Agus.

BACA JUGA:   Mahasiswa UMK Akan Aksi Beruntun Bila Pembunuh Yusuf Tidak Diungkap

Diceritakan lagi, selang beberapa menit kemudian, tepatnya pukul 00:59 WIB pelaku mendatangi Cafe Kangen yang berada di Jalan Terubuk Kelurahan Selatpanjang Kota yang juga dengan menggunakan ojek kemudian pelaku langsung masuk ke belakang kafe untuk mencari pemilik AKA Hotel. Setelah tidak menemukan apa yang dicari, kemudian pelaku langsung menuju kedepan.

“Pelaku sempat duduk didepan kafe dan bertemu pemilik Cafe Kangen yang bernama Cece. Karena pelaku masih merasa marah karena orang yang pelaku cari tidak ditemukan, kemudian pelaku langsung berdiri dan mengeluarkan kembali Badiknya dan mengarahkannya ke arah pemilik kafe tersebut,” kata Aguslan.

Karena merasa kaget dan ketakutan maka spontan saja Cece mengambil kursi plastik warna merah dan akan melemparkannya ke arah pelaku. Belum sempat dilempar, pelaku kemudian meninggalkan kafe tersebut menuju Pelabuhan Camat dan membuang pisau Badiknya ke dalam laut dan selanjutnya menuju ke Kantor Polsek Tebing Tinggi untuk menyerahkan diri. Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan guna proses penyidikan lebih lanjut.

BACA JUGA:   Unjukrasa Peringatan Terbunuhnya Randi dan Yusuf di Konawe Berlangsung Damai

“Saat ini pelaku sudah kita tahan untuk dimintai keterangannya. Terhadap terduga pelaku dijerat dengan Pasal 406 ayat 1 Jo Pasal 65 Ayat 1 KUHPidana diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan,” kata Aguslan singkat.

Ditambahkan Aguslan, pelaku merupakan residivis dengan kasus penganiayaan dengan dua kali hukuman penjara.

“Pelaku merupakan residivis dengan kasus penganiayaan.Dimana pelaku sudah pernah dihukum sebanyak 2 kali penjara, yang pertama pada tahun 2017 dengan hukuman 2,3 tahun penjara dan pada tahun 2019 dengan hukuman 1,3 tahun penjara,” tutupnya.

Laporan : Ardi

Share :

Baca Juga

Asumsi Rakyat

Kisruh Aksi di Laonti, Polres Konsel Amankan 3 Orang

Asumsi Rakyat

Desak Kepala Rutan Unaaha Dicopot, Pemuda Lira dan Kakanwil KemenkumHAM Sultra Bakal Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Wakil Ketua DPRD Konkep

Hukum

Belum Kapok!! Dua Orang Pembegal Memulai Aksinya Di Kec. Mandonga

Hukum

DPO Selama Dua Bulan, Tersangka Penipuan Diringkus Resmob Polda Sultra di Jakarta

Daerah

Gramat Sultra harap Kapolda Sultra Segera Menuntaskan Soal Tambang di Konut Yang Diduga Ilegal

Kriminal

Pencurian Rumah Mewah di Citraland, Seorang ART Terkena Satjam

Asumsi Rakyat

Gubernur Sultra Bertekad Berantas Korupsi

Asumsi Rakyat

Polisi Bakal Dalami Kasus Prostitusi Online