Home / Nasional

Sabtu, 19 Desember 2020 - 12:29 WIB

Satgas Imbau RS Jangan Promosikan Vaksin Sebelum Diresmikan

Ketgam:Ilustrasi vaksin(foto:google)

Ketgam:Ilustrasi vaksin(foto:google)

JAKARTA– Satgas Covid 19 meminta pihak rumah sakit untuk menunggu arahan dan keputusan pemerintah terkait program vaksinasi. Rumah sakit diminta untuk tidak dulu melakukan kegiatan promosi Vaksin Covid 19.

Dilansir dari CNNIndonesia, Hal itu dikemukakan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Nasional Wiku Adisasmito menyusul adanya sejumlah rumah sakit yang mulai melakukan kegiatan promosi vaksin Covid-19.

“Jangan melakukan promosi atau kegiatan serupa terkait program vaksinasi, sebelum ada keputusan resmi dari pemerintah untuk mencegah kesimpangsiuran informasi di masyarakat,” ujar Wiku dikutip dari laman resmi Satgas Covid-19, Kamis (17/12).

BACA JUGA:   [OPINI] #SAVE Perempuan Jember, Sahkan RUU PKS

Sebagaimana diketahui, sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 telah hadir dalam bentuk jadi di tanah air pada Minggu (6/12). Vaksin tersebut kini berada di laboratorium milik PT Bio Farma (Persero) di Bandung, Jawa Barat, untuk ditindaklanjuti.

Adapun, pendistribusian vaksin baru bisa dilakukan setelah mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan atau Badan POM.

Pemerintah memastikan bahwa vaksin akan tersedia untuk seluruh masyarakat Indonesia. Informasi terkait detail pelaksanaan vaksinasi saat ini masih dalam pembahasan.

BACA JUGA:   Kepala BPIP Ungkap Jumlah Peserta Sedang Pembinaan Ideologi Pancasila

“Hal ini akan diinformasikan setelah nantinya adanya keputusan resmi dari pemerintah,” tegasnya.

Sementara itu, dari sisi anggaran vaksinasi, Wiku menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada kendala. Pemerintah, lanjutnya, bertujuan membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok melalui program vaksinasi.

Menurut Wiku, hal yang lebih penting untuk dilakukan masyarakat saat ini adalah menerapkan protokol kesehatan. Masyarakat diminta untuk giat #pakai masker dengan benar, #cuci tangan pakai sabun dan #jaga jarak sekaligus menghindari kerumunan.

Hal itu sebagai upaya preventif yang hingga saat ini efektif untuk mencegah penularan virus SARS Cov-2 yang telah menjadi penyebab wabah Covid-19.

BACA JUGA:   Bupati Koltim Diduga Terima Uang Rp250 Juta

Lebih lanjut, dia menambahkan pentingnya untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus pasca libur akhir tahun. Selain penegakan protokol kesehatan secara ketat, Satgas menyarankan agar masyarakat dapat menahan diri untuk menunda perjalanan pada momen libur akhir tahun.

Kendati demikian, pihaknya tetap mempersiapkan antisipasi atas potensi lonjakan kasus pasca liburan panjang mendatang. Pemerintah akan mengoptimalkan kapasitas tempat tidur yang berada di rumah sakit jika terjadi lonjakan kasus.

(*Bang Kune/Asumsirakyat.id)

 

Share :

Baca Juga

Nasional

Pengamat Bilang Penanganan Covid-19 Kurang Dipercaya Lagi

Hukum

Raker Kejari, Jokowi; Lembaga Ini Harus Bersih dari Praktik Korupsi

Nasional

Berikut Sejumlah Kinerja Yang Dicapai Polri Pada HUT Bhayangkara 75

Asumsi Rakyat

Sejumlah Kader PKB Inginkan Cak Imin Segera diganti

Nasional

Setelah di Tahan Polda Metro, HRS ditetapkan Lagi Tersangka Megabendung

Nasional

Rizal Ramli Ingatkan Mensos Agar Tak Terlalu Berlebihan

Nasional

Menteri Sosial RI ditetapkan KPK sebagai tersangka

Nasional

Ketua DPR RI Minta Pemerintah Pastikan Pasien Covid-19 Dapatkan Perawatan Memadai