Home / Daerah

Senin, 7 Desember 2020 - 12:40 WIB

Sejumlah Orang di Muna Diamankan Polres

Kasat Reskrim Polres Muna, Iptu Hamka (Foto: Tegas)

Kasat Reskrim Polres Muna, Iptu Hamka (Foto: Tegas)

MUNA – Kepolisian bergerak cepat dan tidak main-main dalam cipta kondisi (Cipkon) keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah kabupaten Muna.

Beberapa jam setelah apel gelar pasukan gabungan TNI – Polri di Tugu Jati Raha pada jumat (4/12), malam harinya Tim Gabungan polres Muna dan Brimobda Polda Sultra melakukan patroli dan mengamankan sejumlah orang untuk diamankan.

Saat melakukan patroli rutin, tim gabungan melihat 6 orang sedang duduk-duduk di deker kemudian didatangi untuk memberikan himbauan terkait Kamtibmas dan melakukan penggeledahan yang kemudian menangkap tangan 4 orang di Jl. Kontukowuna kecamatan Katobu pada pukul 22.00 Wita.

Lihat Juga : Ketua PKK Kendari Salurkan Bantuan Ke Warga Kasilampe

Sejumlah orang tersebut yaitu LD K (37), AK (29), H (29) dan HF (31) yang kedapatan membawa, memiliki dan menguasai senjata tajam (sajam) jenis badik dan parang tanpa memiliki izin dari pihak berwenang.

BACA JUGA:   Gubernur Ali Mazi Jelaskan Perubahan Perda Soal RPJMD Sultra 2019-2023

Selanjutnya, pada Minggu dini hari di Jl. Delima Kelurahan Raha II Kecamatan Katobu, Tim Gabungan Polres Muna dan Brimobda Sultra menangkap tangan lagi seseorang. LD Y (35) diamankan setelah tim gabungan mendatangi rumah seorang warga yang dijadikan tempat mengkonsumsi minuman keras (miras) oleh 3 orang.

Lihat Juga : DPRD Sultra Heran, Dinas Pariwisata tak Capai PAD di 2020

Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan sajam jenis parang pada pinggang dan di tas sdr LD Y 12, mata busur serta 1 buah pelontar busur berbentuk Y.

Warga Kecamatan Katobu S (42) menyambut positif tindakan aparat kepolisian yang bergerak cepat dalam menjaga kamtibmas di Wilayah kabupaten Muna.

“Sebentar lagi mau pemilihan bupati, jadi saya cukup senang dengan yang dilakukan polisi. Apalagi situasi Muna ini lagi panas-panasnya. Semoga saja polisi selalu seperti ini bukan pada momen-momen tertentu saja,” ujarnya.

Warga lainnya, Y (52) mengungkapkan, tindakan nyata polisi sangat dibutuhkan untuk memperlihatkan profesionalitasnya dalam menjaga kamtibmas.

BACA JUGA:   Pusat Pemerintahan Jember Bakal Dipindahkan Bupati Ke Sumbersari

“Polisi memang harus cepat untuk menangkap orang-orang yang bisa bikin kacau di Muna. Yang penting jangan pilih kasih dan tetap profesional. Siapa sih yang tidak mau di Muna ini aman. Saya sangat apresiasi dengan tindakan kepolisian mengamankan orang-orang itu,” ucapnya.

Lihat Juga : Bupati Buteng Serahkan BLT Tahap II Ke 750 Warga Buteng

Terkait hal tersebut Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho, melalui Kasat Reskrim, Iptu Hamka membenarkan tim gabungan telah menangkap sejumlah orang di dua tempat yang berbeda dan sudah diamankan ke Mapolres Muna guna penyelidikan serta proses hukum lebih lanjut. Minggu (6/12/2020).

“Benar, kami telah mengamankan lima orang di dua tempat berbeda terkait kepemilikan, menyimpan dan membawa sajam di Mapolres Muna yang tentu saja ini bisa mengganggu Kamtibmas. Statusnya dalam tahap sidik dan status mereka sudah dijadikan tahanan,” ungkapnya.

BACA JUGA:   PT Bososi Pratama Diduga Palsukan Rapat Umum Pemegang Saham

Dilansir dari Tegas.co, Mantan Kapolsek Katobu tersebut menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak menyimpan, memiliki dan menguasai sajam tanpa ada izin dari pihak berwenang.

Lihat Juga :  Sejumlah Orang di Muna Diamankan Saat Cipkon Kamtibmas

“Ada aturan terkait kepemilikan sajam pada UU Darurat No 12 tahun 1951 pasa 2 ayat 1 tentang sajam yang ancaman pidananya 10 tahun kurungan penjara. Jadi hati-hati dan jangan main-main,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hamka meminta masyarakat untuk tidak mudah terprofokasi oknum-oknum yang mau menciptakan kekacauan di bumi sowite yang bersahaja.

“Kami meminta masyarakat tetap tenang seperti biasa dan setiap kejadian hukum yang diketahui untuk segera dilaporkan ke pihak berwajib terdekat. Percayakan dan biarkan polisi bekerja. Intinya kami selalu komitmen ciptakan kamtibmas di wilayah Kabupaten Muna, karena kamtibmas harga mati buat kami,” tutup dua balok dipundak tersebut.

(Tegas/Asumsirakyat.id)

Share :

Baca Juga

Asumsi Rakyat

Modus Tempel Sabu, Pemuda Ini Diciduk Polisi

Daerah

Andi Sulolipu Nilai PDAM Tirta Anoa Kendari Tidak Maksimal Layani Masyarakat

Daerah

Kakanwil Kemenag Sultra Ingatkan Para Penyulu Minimalisir Masalah Narkoba

Daerah

Jelang Pergantian, Kepala Staf Koarmada II Bacakan Memorandum

Daerah

Peduli Penyembuhan Zaskia, PMII Konawe Lakukan Penggalangan Dana

Daerah

Cipayung Plus Sultra Rekomendasikan Erwin Gayus Jadi Sekretaris, Bendahara, atau Ketua OKK DPD KNPI

Daerah

Wali Kota Kendari Apresiasi Panitia RAC INSA Kota Kendari

Asumsi Rakyat

Jelang Ramadhan, Plt Kades Lembono Ajak Masyarakat Cegah Penyebaran Virus