Home / Bisnis / Ekonomi / Sosial

Minggu, 17 Januari 2021 - 07:42 WIB

Siswa TK, SD, Ibu Hamil, Hingga Lansia Terima BLT Rp 3 Juta, Cek Caranya

Ilustrasi Uang Rupiah

Ilustrasi Uang Rupiah

KENDARI – Pemerintah berkomitmen untuk menyalurkan bansos atau bantuan langsung tunai (BLT) kepada sejumlah kelompok masyarakat di tahun ini.

Selain masyarakat kurang mampu, anak usia dini, ibu hamil, pelajar, penyandang disabilitas, hingga lansia juga diikutsertakan sebagai penerima bantuan.

Berikut asumsirakyat rangkum mengenai kriteria penerima bansos dan cara daftarnya:

Anak Usia Dini
Dalam akun resmi Kementerian Sosial di Instagram, Program Keluarga Harapan (PKH) akan mencakup anak usia dini sebagai penerima bansos. Anak berusia 0-6 tahun bisa mendapatkan BLT tersebut, namun dalam satu keluarga dibatasi maksimal 2 anak yang dapat menerima bantuan.

Total bantuan yang diterima adalah sebesar Rp 3 juta. Nantinya bantuan ini akan disalurkan selama 4 periode. Antara lain Januari, April, Juli dan Oktober.

BACA JUGA:   Peringati HUT RI, GP Ansor Sultra Perkuat Jiwa Patriotisme di Taman Makam Pahlawan Kendari

Bank yang menyalurkan adalah bank BUMN seperti PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Mandiri dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN).

Ibu Hamil hingga Lansia
Selain anak-anak, dalam PKH ini ibu hamil akan mendapatkan bansos Rp 3 juta. Selain itu, ada juga penyandang disabilitas berat akan mendapat bantuan sebesar Rp 2,4 juta, dan lanjut usia (lansia) 70 tahun ke atas akan mendapat Rp 2,4 juta.

Anak Sekolah
Selanjutnya, anak sekolah SD/MI/sederajat akan mendapat bantuan Rp 900 ribu. Lalu SMP/MTs/sederajat Rp 1,5 juta. Sedangkan untuk SMA/MA/Sederajat Rp 2 juta.

BACA JUGA:   Damkar Kota Kendari Ajari Masyarakat Memadamkan Api Dini

Maksimal 4 Orang per Keluarga
Jika dalam satu keluarga terdapat ibu hamil, pelajar, lansia atau disabilitas, maka bantuan dibatasi maksimal 4 orang dalam satu keluarga. Jika dalam satu keluarga ada banyak anak dengan kategori usia berbeda, maka yang didahulukan anak usia dini.

Pembatasan bantuan tercantum dalam Surat Keputusan Direktur Jaminan Sosial Keluarga tentang Indeks Bantuan Sosial.

Berikut sejumlah syarat rincian bantuan:
– Ibu hamil/nifas dibatasi maksimal kehamilan kedua di dalam keluarga PKH
– Anak usia dini sebanyak-banyaknya 2 anak di dalam keluarga PKH
– Anak usia sekolah SD/sederajat sebanyak-banyaknya 1 anak dalam keluarga PKH
– Anak usia sekolah SMP/sederajat sebanyak-banyaknya 1 anak di dalam keluarga PKH
– Anak usia sekolah SMA/sederajat sebanyak-banyaknya 1 anak di dalam keluarga PKH
– Lanjut usia dengan usia 70 tahun atau lebih dari 70 tahun sebanyak-banyaknya 1 orang di dalam keluarga PKH
– Penyandang disabilitas berat sebanyak-banyaknya 1 orang di dalam keluarga PKH.

BACA JUGA:   Pembangunan Pabrik Baterai Mobil Listrik Akan Digelar Pekan Depan

Cara Daftar
Untuk mendapatkan dana bantuan tersebut, wajib memiliki Kartu Perlindungan Sosial (KPS). Apabila belum memiliki KPS, bisa terlebih dulu mengajukan permohonan kepada RT/RW lalu disampaikan ke kelurahan.

Jika nantinya dikategorikan layak mendapatkan dana bantuan, maka Kepala Desa akan melaporkan ke Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan.

Setelah prosedur tersebut terpenuhi, bisa menerima kartu PKH dan mengambil haknya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Inspektorat Kota Kendari Ikuti Rakernas AAIPI

Bisnis

Jasa Raharja Sultra Serahkan Santunan Ke korban Ahli Waris Sebesar 8,7 Miliyar

Sosial

BKBP Konawe Gelar Dialog, Nilai Toleransi Jadi Pembahasan Utama

Organisasi

PKC PMII Sultra Lepas Pemberangkatan TAGANA PMII Sultra Ke Sulbar

Bisnis

Kronologi Anggapan Dusta Dari PT Tiran

Nasional

PBNU Laporkan 95 Kasus Lingkup Kemensos Kepada Kepala Staff Kepresidenan

Budaya

Peringatan Hari Kemerdekaan, Mahasiswa KKN IAIN Kendari di Koltim Komitmen Sosialisasi Bhineka Tunggal Ika

Sosial

Ali Berbagi Temui Seorang Bapak di Andounohu Yang Dikabarkan Dua Kakinya Patah