Home / Daerah / Kendari

Kamis, 17 Desember 2020 - 13:21 WIB

Sosialisasi UU Ciptaker Di Helat Di Wakatobi, Gubernur Harap Dorong Penciptaan Lapangan Kerja

Ketgam: tampak Kepala dinas informasi dan informatika Provinsi Sultra, Ridwan Badalla saat hadir diacara sosialisasi (foto:setda Wakatobi)

Ketgam: tampak Kepala dinas informasi dan informatika Provinsi Sultra, Ridwan Badalla saat hadir diacara sosialisasi (foto:setda Wakatobi)

KENDARI -Sosialisasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 bertempat di Aula Villa Nadilla Wakatobi pada Kamis, 17 Desember 2020.

Sosialisasi UU cipta Kerja dibuka oleh Wakil Bupati Wakatobi Ilmiati Daud, SE., M.Si. dan diawali dengan sambitan Gubernur Sulawesi Tenggara Bapak H. Ali Mazi, SH.

Dalam sambutan Gubernur Sultra yang dibacakan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Provinsi Sulawesi Tenggara Ridwan Badalla, terdapat beberapa entry point bahwa UU Cipta kerja dibuat sebagai jawaban atas berbagai permasalahan yang terjadi di Indonesia, yakni setiap tahunnya terdapat 2,9 jt penduduk usia kerja baru, sebagian besar UMKM di sektor informal, disharmonisasi perijinan serta tumpah tindihnya operasional di setiap sektor pekerjaan.

BACA JUGA:   Kadispora Sultra Ajak Seluruh Elemen Mendukung Perpres 86 Tentang DBON

Oleh sebab itu, Gubernur H. Ali Mazi SH mengharapkan dengan ditetapkannya UU cipta kerja mampu mendorong penciptaan lapangan kerja, memudahkan pembukaan usaha baru serta mendukung pemberantasan korupsi.

Diakhir sambutan Gubernur, Kepala Dinas Kominfo Sultra menyampaikan bahwa dengan berlakunya UU cipta Kerja menjadi pro kontra di kalangan masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah kabupaten wakatobi, forkopimda dan komunitas masyarakat di berbasai sektor agar dapat mendosialisasikan UU ini kepada segenap masyarakat wakatobi.

Lanjut Kadis Kominfo, bahwa kendati di Kabupaten Wakatobi belum terdapat industri besar namun disetiap sektor ekonomi di wakatobi tentu menggunakan tenaga kerja.

BACA JUGA:   Wali Kota Kendari Harap Fantari Jadi Contoh Untuk Semua Anak

“Ia berharap sehingga UU cipta kerja dapat dijadikan sadaran hukum dalam mewujudkan peraturan teknis untuk kemudian menjadi regulasi yang dapat memudahkan pencari kerja di Wakatobi serta peluang berusaha masyarakat Wakatobi lebih terjamin dan mensejahterakan tenaga kerja,” harapnya.

selanjutnya Wakil Bupati Wakatobi, Ibu Ilmiati Daud, SE., M.Si. dalam sambutannya menyatakan bahwa dengan hadirnya UU 11 ttg sipta kerja dapat menjadi ruang hukum dan penataan regulasi bagi tenaga kerja di berbagai sektor di wakatobi khususnya dan umumnya di sultra.

BACA JUGA:   Wali Kota Kendari Serahkan Raperda APBD Perubahan

Sebelum membuka sosialisasi UU nomor 11 tahun 2020, wakil bupati Wakatobi menghinbau kepada seluruh OPD, forkopimda dan lembaga masyarakat untuk secara bersama mengawal dan memberi pencerahan kepada masyarakat akan pentingnya UU cipta ketja dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan perlindungan bagi tenaga kerja.

Sosialisasi UU Nomor 11 Tahun 2020 ttg Cipta Kerja dihadirkan dari akademisi dalam melakukan sosialisasi. adapun dua akademisi yang dihadirkan adalah Ahmadi, SH., MH dan Husain Insawan, M.Ag. Kedua akademisi ini berasal dari Intitute Agama Islam Negeri.

(*Bang Kune/Asumsirakyat.id)

Share :

Baca Juga

Daerah

Wali Kota Kendari Sampaikan Alasan Pelarangan Mudik

Daerah

Wali Kota Kendari Bahas Nasib UMKM di Era Pandemi Covid-19

Daerah

Gubernur Sultra Utus Dua Siswa Jadi Anggota Paskibraka Nasional

Daerah

25.818 KK di Sultra Terima SK Hutan Sosial dan Tanah Reforma Agraria

Daerah

Jelang Musda KNPI Sultra XV, Panitia Bakal Perketat Proses Verifikasi

Daerah

Pasien Covid-19 di Sultra Bertambah Lagi Sebanyak 63 Orang

Daerah

Dalam Upaya Membentuk CPNSD Bebas Korupsi, Inspektur Kota Kendari Gelar Pelatihan

Daerah

Pasien Covid-19 di Sultra Bertambah 59 Orang