Home / Daerah / Pendidikan

Sabtu, 2 Januari 2021 - 19:13 WIB

Tidak Beres Menyalur, Rifky ; Bupati Harus Copot Kepala Dinas Pendidikan

Ketua Umum GMPN Sultra, Muh. Rifky Syaiful Rasyid (Dok : Ist)

Ketua Umum GMPN Sultra, Muh. Rifky Syaiful Rasyid (Dok : Ist)


KONKEP – Beasiswa Wawonii Cerdas tahap II tahun 2020 telah dilakukan penyaluran kepada penerima (29/12/2020) oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).

Namun penyaluran tersebut menjadi sebuah permasaalhan di kalangan Pemuda dan khususnya Mahasiswa Wawonii. Karena menurut mereka Dikbud Konkep selaku pengelola program beasiswa itu tidak transparan dalam melakukan proses penyaluran.

Berdasarkan hasil tanggapan  Kepala Dikbud Konkep (Muh. Yani),  bahwa masih banyak yang belum tuntas karena nomor rekening mereka  ada yang tidak aktif dan ada juga yang salah nomor.

BACA JUGA:   Nadiem Izinkan Sekolah Gelar Pembelajaran Tatap Muka

“Ini sesuai info dari Bank Sultra,” Seperti diungkap Muh. Yani melalui pesan WhatsApp-nya saat dihubungi (dikutip di wawoniinews.com) Jumat, 1 Januari 2021.

Hal tersebut dijawab langsung oleh Mahasiswa Asal Desa Lebo Kec. Wawonii Timur (Muh. Rifky Syaiful Rasyid), Kata dia, Jika memang benar pernyataan tersebut, harusnya pihak Bank memberikan konfirmasi dan memperlihatkan bukti siapa yang sudah tersalur dan yang belum tersalur.

Tak hanya itu, dia juga mengungkapkan kalau jawaban tersebut hanya sebuah kalimat pembodohan. Pasalnya, beberapa mahasiswa wawonii yang tidak menerima beasiswa itu saat mengecek tidak ada yang masuk menandakan bahwa Rekeningnya masih aktif.

BACA JUGA:   Pemkab Jember Gelar Baksos kepada Anak Yatim dan Kaum Duafa

“Setelah mengecek kemarin bersama teman-teman, menandakan kalau rekening kita aktif,” Ucapnya

Tambah lagi, dia mengungkapkan kalau pengurus beasiswa tersebut tidak beres dalam proses penyalurannya.  “Ini bukti kegagalan,” Kata dia

Kalau begini ranahnya, sudah tidak beres, kata Rifky, harusnya Bupati Konkep ambil tindakan.

“Bukan main-main ini, soalnya menghambat janji kampanye pak bupati dan apa yang diperjuangkan pak bupati seakan disia-siakan,” Tuturnya

Dia juga berharap, agar pihak Pemda khususnya Bupati Konkep mengevaluasi kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Sebab persoalan yang terjadi.

BACA JUGA:   PAUD Di Kendari Bakal Mulai Tatap Muka

“Jika ada indikasi KKN Bupati harusnya mencopot Kepala Dinas, Ini bukan persoalan sepele yang mesti dimain-mainkan,” Tutup Rifky

(*Ikky/Asumsirakyat.id)



*****
*) Oleh : Muh. Rifky Syaiful Rasyid (Mahasiswa Asal Desa Lebo, Kec. Wawonii Timur)
*) Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis.
*) Kolom Opini ini terbuka untuk umum, dengan menuliskan opini maksimal 850 kata dan mengirimkan ke e-mail asumsirakyat@gmail.com, serta melampirkan foto, kontak dan riwayat diri secara singkat.

Share :

Baca Juga

Daerah

Kemnaker Gelar Halal Bi Halal Virtual Bersama Menaker RI

Daerah

Sidak Tempat Prostitusi, Wabub Jember : Covid-19 Peringatan Banyaknya Maksiat

Daerah

5 Desember 2020, Pasien Covid-19 di Sultra Bertambah 63 Orang

Daerah

DPRD Muna Kecam Pemberhentian 39 Anggota Satpol PP

Daerah

Tetapkan Pasangan, Jaswan Bakal Berhelat di Pilkada Konkep 2024 Mendatang

Daerah

Kakanwil Kemenag Sultra Harap Guru Dapat Beradaptasi Dengan Teknologi

Daerah

Wali Kota Kendari Serahkan Raperda APBD Perubahan

Daerah

Peduli Kesembuhan Candra, Mahasiswa Wawonii Galang Donasi