Mendengarkan merupakan salah satu dari empat keterampilan berbahasa Inggris yang diujikan dalam TOEFL. Keterampilan ini dinilai melalui kemampuan mendengarkan percakapan dan ceramah dalam bahasa Inggris, kemudian menjawab pertanyaan mengenai isi percakapan atau ceramah tersebut. Untuk mendapatkan skor TOEFL listening yang tinggi, tentunya dibutuhkan persiapan yang matang. Salah satunya adalah dengan mengetahui tips-tips dalam mengerjakan soal listening TOEFL.
Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam mengerjakan soal listening TOEFL:
- Biasakan diri dengan aksen bahasa Inggris yang digunakan dalam TOEFL. Aksen yang digunakan dalam TOEFL biasanya adalah aksen Amerika, Inggris, atau campuran keduanya. Anda dapat melatih pendengaran Anda dengan mendengarkan materi-materi berbahasa Inggris dari berbagai sumber, seperti film, berita, atau podcast.
- Pahami struktur soal listening TOEFL. Soal listening TOEFL terdiri dari dua jenis, yaitu percakapan dan ceramah. Percakapan biasanya melibatkan dua atau tiga orang yang sedang berdiskusi tentang suatu topik. Sementara itu, ceramah biasanya disampaikan oleh satu orang dan berisi informasi tentang suatu topik tertentu.
- Gunakan strategi yang efektif saat mengerjakan soal listening TOEFL. Ada beberapa strategi yang dapat Anda gunakan untuk mengerjakan soal listening TOEFL, seperti mencatat poin-poin penting, memprediksi isi percakapan atau ceramah, dan menjawab pertanyaan dengan menggunakan kata-kata Anda sendiri.
- Latih kemampuan listening Anda secara teratur. Semakin sering Anda berlatih, semakin baik kemampuan listening Anda. Anda dapat berlatih dengan mengerjakan soal-soal latihan TOEFL, mendengarkan materi-materi berbahasa Inggris, atau mengikuti kursus bahasa Inggris.
Dengan mengikuti tips-tips ini, Anda dapat meningkatkan kemampuan listening Anda dan mendapatkan skor TOEFL yang tinggi.
1. Biasakan diri dengan aksen
Dalam tes TOEFL, peserta akan dihadapkan dengan berbagai aksen bahasa Inggris, seperti aksen Amerika, Inggris, Australia, dan lainnya. Oleh karena itu, penting bagi peserta untuk membiasakan diri dengan berbagai aksen ini agar dapat memahami percakapan dan ceramah dengan baik.
-
Mendengarkan materi berbahasa Inggris dari berbagai sumber
Ada banyak cara untuk membiasakan diri dengan aksen bahasa Inggris, salah satunya adalah dengan mendengarkan materi berbahasa Inggris dari berbagai sumber, seperti film, berita, podcast, dan lagu. Dengan mendengarkan materi dari berbagai sumber, peserta dapat terpapar dengan berbagai aksen dan intonasi, sehingga akan lebih mudah memahami percakapan dan ceramah dalam tes TOEFL.
-
Mengikuti kursus bahasa Inggris
Mengikuti kursus bahasa Inggris juga dapat membantu peserta membiasakan diri dengan aksen bahasa Inggris. Dalam kursus bahasa Inggris, peserta akan diajarkan cara mengucapkan kata-kata dan kalimat dengan benar, serta cara memahami percakapan dan ceramah dalam bahasa Inggris.
-
Berlatih dengan soal-soal latihan TOEFL
Selain mendengarkan materi berbahasa Inggris dari berbagai sumber dan mengikuti kursus bahasa Inggris, peserta juga dapat berlatih dengan soal-soal latihan TOEFL. Soal-soal latihan TOEFL biasanya dilengkapi dengan audio yang menggunakan berbagai aksen bahasa Inggris, sehingga peserta dapat terbiasa dengan aksen-aksen tersebut dan lebih siap menghadapi tes TOEFL yang sebenarnya.
Dengan membiasakan diri dengan berbagai aksen bahasa Inggris, peserta akan lebih mudah memahami percakapan dan ceramah dalam tes TOEFL, sehingga dapat meningkatkan skor listening mereka.
2. Pahami struktur soal
Memahami struktur soal TOEFL Listening sangat penting untuk mendapatkan skor yang tinggi. Soal TOEFL Listening terdiri dari dua jenis, yaitu percakapan dan ceramah.
-
Percakapan
Percakapan biasanya melibatkan dua atau tiga orang yang sedang berdiskusi tentang suatu topik. Percakapan ini biasanya cukup singkat, sekitar 2-3 menit. Pertanyaan yang diajukan biasanya berkaitan dengan isi percakapan, seperti topik yang dibahas, hubungan antar tokoh, dan tujuan percakapan.
-
Ceramah
Ceramah biasanya disampaikan oleh satu orang dan berisi informasi tentang suatu topik tertentu. Ceramah ini biasanya lebih panjang dari percakapan, sekitar 3-4 menit. Pertanyaan yang diajukan biasanya berkaitan dengan isi ceramah, seperti topik yang dibahas, informasi penting yang disampaikan, dan kesimpulan ceramah.
Dengan memahami struktur soal TOEFL Listening, peserta dapat lebih mudah menentukan strategi yang tepat untuk mengerjakan soal. Misalnya, untuk soal percakapan, peserta dapat fokus memperhatikan hubungan antar tokoh dan tujuan percakapan. Sementara itu, untuk soal ceramah, peserta dapat fokus memperhatikan informasi penting yang disampaikan dan kesimpulan ceramah.
3. Gunakan strategi efektif
Menggunakan strategi yang efektif sangat penting untuk mendapatkan skor TOEFL Listening yang tinggi. Ada beberapa strategi yang dapat digunakan, antara lain:
-
Mendengarkan secara aktif
Mendengarkan secara aktif berarti fokus pada apa yang didengar dan mencoba memahami artinya. Hindari hanya mendengarkan tanpa berpikir, karena hal ini akan membuat sulit untuk mengingat apa yang telah didengar. Cobalah untuk mengidentifikasi kata-kata kunci, frasa, dan gagasan utama.
-
Memprediksi isi percakapan atau ceramah
Sebelum mendengarkan percakapan atau ceramah, coba prediksi terlebih dahulu apa yang akan dibahas. Hal ini dapat dilakukan dengan membaca judul atau pengantar, atau dengan memperhatikan konteks percakapan. Dengan memprediksi isi, Anda dapat lebih mudah memahami apa yang didengar.
-
Mencatat poin-poin penting
Saat mendengarkan percakapan atau ceramah, catat poin-poin penting yang didengar. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan kertas dan pensil, atau dengan mengetik di komputer. Mencatat poin-poin penting akan membantu Anda mengingat apa yang telah didengar dan menjawab pertanyaan dengan lebih mudah.
-
Menjawab pertanyaan dengan menggunakan kata-kata sendiri
Saat menjawab pertanyaan, jangan hanya mengulang kata-kata yang didengar. Cobalah untuk menjawab dengan menggunakan kata-kata sendiri. Hal ini akan menunjukkan bahwa Anda memahami apa yang didengar dan dapat mengekspresikannya dengan jelas.
Dengan menggunakan strategi-strategi ini, Anda dapat meningkatkan kemampuan listening Anda dan mendapatkan skor TOEFL yang tinggi.
4. Latih secara teratur
Latihan teratur merupakan salah satu tips penting untuk meningkatkan kemampuan listening TOEFL. Dengan berlatih secara teratur, Anda dapat meningkatkan kemampuan mendengarkan Anda, memperluas kosakata Anda, dan membiasakan diri dengan struktur soal TOEFL Listening.
Ada banyak cara untuk berlatih listening TOEFL. Anda dapat mendengarkan materi berbahasa Inggris dari berbagai sumber, seperti film, berita, podcast, dan lagu. Anda juga dapat mengikuti kursus bahasa Inggris atau mengerjakan soal-soal latihan TOEFL.
Semakin sering Anda berlatih, semakin baik kemampuan listening Anda. Oleh karena itu, pastikan untuk meluangkan waktu untuk berlatih listening TOEFL secara teratur. Dengan berlatih secara teratur, Anda dapat meningkatkan skor listening TOEFL Anda dan mencapai tujuan bahasa Inggris Anda.
5. Tingkatkan Kosakata
Kosakata merupakan salah satu aspek penting dalam kemampuan listening TOEFL. Semakin banyak kosakata yang dikuasai, semakin mudah memahami percakapan dan ceramah dalam bahasa Inggris. Hal ini karena kosakata merupakan dasar untuk memahami makna kata, frasa, dan kalimat dalam suatu bahasa.
Ada beberapa cara untuk meningkatkan kosakata bahasa Inggris, antara lain:
- Membaca buku, artikel, dan berita dalam bahasa Inggris
- Menonton film dan mendengarkan musik dalam bahasa Inggris
- Menggunakan kamus atau aplikasi untuk mencari arti kata-kata baru
- Berlatih berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris
Dengan meningkatkan kosakata bahasa Inggris, peserta TOEFL dapat lebih mudah memahami percakapan dan ceramah dalam tes, sehingga dapat meningkatkan skor listening secara keseluruhan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Tips Listening TOEFL Bahasa Inggris
Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang tips listening TOEFL bahasa Inggris:
Pertanyaan 1: Apa saja tips untuk meningkatkan kemampuan listening TOEFL bahasa Inggris?
Jawaban: Ada beberapa tips untuk meningkatkan kemampuan listening TOEFL bahasa Inggris, seperti membiasakan diri dengan aksen bahasa Inggris, memahami struktur soal, menggunakan strategi efektif saat mengerjakan soal, berlatih secara teratur, dan meningkatkan kosakata.
Pertanyaan 2: Bagaimana cara membiasakan diri dengan aksen bahasa Inggris?
Jawaban: Untuk membiasakan diri dengan aksen bahasa Inggris, Anda dapat mendengarkan materi berbahasa Inggris dari berbagai sumber, seperti film, berita, podcast, dan lagu. Anda juga dapat mengikuti kursus bahasa Inggris atau mengerjakan soal-soal latihan TOEFL.
Pertanyaan 3: Bagaimana cara memahami struktur soal TOEFL Listening?
Jawaban: Soal TOEFL Listening terdiri dari dua jenis, yaitu percakapan dan ceramah. Percakapan biasanya melibatkan dua atau tiga orang yang sedang berdiskusi tentang suatu topik. Sementara itu, ceramah biasanya disampaikan oleh satu orang dan berisi informasi tentang suatu topik tertentu. Memahami struktur soal ini penting untuk menentukan strategi yang tepat saat mengerjakan soal.
Pertanyaan 4: Apa saja strategi efektif yang dapat digunakan untuk mengerjakan soal listening TOEFL?
Jawaban: Beberapa strategi efektif yang dapat digunakan untuk mengerjakan soal listening TOEFL antara lain mendengarkan secara aktif, memprediksi isi percakapan atau ceramah, mencatat poin-poin penting, dan menjawab pertanyaan dengan menggunakan kata-kata sendiri.
Pertanyaan 5: Mengapa berlatih secara teratur penting untuk meningkatkan kemampuan listening TOEFL?
Jawaban: Berlatih secara teratur penting untuk meningkatkan kemampuan listening TOEFL karena dengan berlatih secara teratur, Anda dapat meningkatkan kemampuan mendengarkan, memperluas kosakata, dan membiasakan diri dengan struktur soal TOEFL Listening.
Pertanyaan 6: Bagaimana cara meningkatkan kosakata bahasa Inggris untuk TOEFL Listening?
Jawaban: Beberapa cara untuk meningkatkan kosakata bahasa Inggris untuk TOEFL Listening antara lain membaca buku, artikel, dan berita dalam bahasa Inggris, menonton film dan mendengarkan musik dalam bahasa Inggris, menggunakan kamus atau aplikasi untuk mencari arti kata-kata baru, serta berlatih berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris.
Dengan memahami tips dan menjawab pertanyaan yang sering diajukan tentang tips listening TOEFL bahasa Inggris, diharapkan dapat membantu Anda dalam meningkatkan kemampuan listening dan memperoleh skor TOEFL yang tinggi.
Catatan Penting: Persiapan yang matang dan latihan yang rutin merupakan kunci sukses dalam menghadapi TOEFL. Oleh karena itu, pastikan untuk meluangkan waktu dan usaha yang cukup untuk mempersiapkan diri menghadapi tes ini.
Tips Meningkatkan Kemampuan Listening TOEFL Bahasa Inggris
TOEFL Listening merupakan salah satu bagian penting dalam tes TOEFL yang menguji kemampuan peserta dalam memahami percakapan dan ceramah dalam bahasa Inggris. Berikut ini beberapa tips yang dapat membantu Anda meningkatkan kemampuan listening TOEFL bahasa Inggris:
Tip 1: Biasakan Diri dengan Aksen Bahasa Inggris
Dalam tes TOEFL, Anda akan dihadapkan pada berbagai aksen bahasa Inggris. Oleh karena itu, penting untuk membiasakan diri dengan aksen-aksen tersebut agar dapat memahami percakapan dan ceramah dengan baik.
Tip 2: Pahami Struktur Soal
Soal TOEFL Listening terdiri dari dua jenis, yaitu percakapan dan ceramah. Pahami struktur soal ini untuk mengetahui strategi yang tepat dalam mengerjakannya.
Tip 3: Gunakan Strategi Efektif
Saat mengerjakan soal listening TOEFL, gunakan strategi efektif seperti mendengarkan secara aktif, memprediksi isi percakapan atau ceramah, mencatat poin-poin penting, dan menjawab pertanyaan dengan menggunakan kata-kata sendiri.
Tip 4: Latih Secara Teratur
Latihan teratur sangat penting untuk meningkatkan kemampuan listening. Dengarkan materi berbahasa Inggris dari berbagai sumber secara rutin untuk memperluas kosakata dan membiasakan diri dengan struktur bahasa Inggris.
Tip 5: Tingkatkan Kosakata
Kosakata yang luas sangat membantu dalam memahami materi listening TOEFL. Perbanyak membaca, menonton film, dan mendengarkan musik dalam bahasa Inggris untuk memperkaya kosakata Anda.
Dengan menerapkan tips-tips di atas secara konsisten, Anda dapat meningkatkan kemampuan listening TOEFL bahasa Inggris dan memperoleh skor yang memuaskan.
Ingatlah bahwa persiapan yang matang dan latihan yang rutin merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi tes TOEFL. Oleh karena itu, pastikan untuk meluangkan waktu dan usaha yang cukup untuk mempersiapkan diri dengan baik.
Kesimpulan
Kemampuan listening merupakan salah satu aspek penting dalam tes TOEFL. Dengan menerapkan tips-tips yang telah dibahas dalam artikel ini, Anda dapat meningkatkan kemampuan listening bahasa Inggris dan memperoleh skor TOEFL yang memuaskan.
Persiapan yang matang dan latihan yang rutin merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi tes TOEFL. Oleh karena itu, pastikan untuk meluangkan waktu dan usaha yang cukup untuk mempersiapkan diri dengan baik. Dengan demikian, Anda dapat menghadapi tes TOEFL dengan percaya diri dan mencapai tujuan bahasa Inggris Anda.

Paul adalah seorang penulis dan penjelajah budaya yang memiliki kecintaan mendalam pada bahasa-bahasa daerah, termasuk Bahasa Indramayu. Kecintaannya pada bahasa dan budaya lokal ini tidak hanya menjadi sumber inspirasi dalam menulis, tetapi juga memperkaya wawasannya tentang keragaman budaya di Indonesia.