Home / Daerah / Pendidikan / Peristiwa

Jumat, 8 Januari 2021 - 11:09 WIB

Usai Gelar Unras Tuntut Transparansi BMW dan Copot Kadis, GAWP Pastikan akan Lanjut ke Ombudsman

Gerakan Aliansi Wawonii Peduli saat Menggelar Aksi Unjuk Rasa

Gerakan Aliansi Wawonii Peduli saat Menggelar Aksi Unjuk Rasa

KONKEP – Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aliansi Wawonii Peduli menggelar Aksi Unjuk Rasa (Unras) menuntut tranparansi Penyaluran Beasiswa Wawonii Cerdas  yang sebelumnya telah dilakukan penyaluran kepada penerima (29/12/2020) oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep). Langara, 7 Januari 2021

Aksi Unras tersebut digelar di beberapa titik, diantaranya ; Perempatan Jln Menuju Gerbang, Kantor Dinas dan Sekertariat DPRD Konkep.

Saat ditemui asumsirakyat.id, Jendral Lapangan Muh. Fitran menjelaskan, dalam proses pengelolaan Beasiswa Wawonii Cerdas ada indikasi Mal Administrasi  yang telah dilakukan Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe Kepulauan.

BACA JUGA:   Ketua KNPI Konkep : Pemuda Daerah Harus Berhimpun di KNPI

“Untuk itu, kami berhak mengetahui data mahasiswa penerima beasiswa itu,” kata Fitran seperti dikutip di inilahsultra

Lanjutnya lagi, kata dia, Jangan ada yang coba disembunyikan.

“Ini Hak Publik, dan kewajiban Dinas memberikan data itu,” tegas Ketua Divisi Pergerakan Himpunan Mahasiswa Wawonii Timur (HIPMAWATIM), Organisasi yang di Pimpin Bintang Vikranda itu

Ditempat yang sama, Iwan Saputra dan Sulaeman dalam Pernyataan sikapnya menyinggung, pada tahap  2 penyaluran beasiswa cerdas wawonii dianggap terlalu berbelit-belit mulai dari pemberkasan yang kemudian selanjutnya tahap pengumpulan berkas yang dianggap tidak efisien.

BACA JUGA:   PT Bososi Pratama Diduga Palsukan Rapat Umum Pemegang Saham

Kata dia, pada tanggal 29 desember sampai 3 januari pihaknya menemukan ada kejanggalan terkait pendistribusian beasiswa cerdas tersebut.

Antara lain, Menurut Iwan, tidak adanya transparansi data penerima, transparnsi SK panitia, transparansi perbub dan banyak lagi yang kemudian berdasarkan hasil kajian mereka, pihak dinas telah melanggar ketentuan-ketentuan dasar antara lain pasal 28 F UUD Setiap Orang Berhak Berkomunikasi Dan Memporoleh Informasi  yang kemudian UU No. 14 tahun 2008 terkait keterbukaan informasi public, dan masih banyak lagi  mal-administrasi yang tarjadi dalam proses penyaluran beasiswa.

BACA JUGA:   Pemkab Jember Gelar Baksos kepada Anak Yatim dan Kaum Duafa

Dalam Aksi mereka, pihaknya menuntut :
1. Transparansi SK Panitia beasiswa
2.  Trasnparasi data berkas penerima beasiswa
3. Jumlah anggaran beasiswa wawonii cerdas
4. Peraturan Bupati  (Perbub) terkait beasiswa
5. Mahasiswa wajib menerima beasiswa
6. Copot/ ganti kadis pendidikan beserta Sekertaris dan Bendahara kadis pendidikan

Selanjutnya, dari keterangan yang diterima asumsirakyat.id, Fitran dan kawan-kawannya akan menindaklanjut gerakan mereka ke Lembaga Ombudsman untuk mencapai tujuan mereka dalam pencopotan Kadis dan Jajarannya

(Rnd/Asumsirakyat.id)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkab Kukar Persiapkan Ketahanan Pangan Sambut Ibu Kota Negara

Daerah

SMKN 2 Kendari, Masa Pandemi 30% Siswa Masuk Sekolah Terkendala Izin Orang Tua

Nasional

Silahturahim ke Peserta KIP UHO, Aminuddin Ma’ruf Serahkan Rekening ke Penerima

Asumsi Rakyat

Ketua PC PMII Kendari Ajak Masyarakat Dukung Program Wali Kota Soal Pembangunan Dua Ruas Jalan

Daerah

PT. Asmindo dan PT. Pajar Timur Sentosa Lebih Banyak Dampak Negatifnya Untuk Masyarakat

Daerah

Jelang Libur Nataru, Satgas Covid-19 Sultra Rakor Antisipasi Penyebaran Covid-19

Daerah

ACW Sultra Desak Kejati Sultra Segera Periksa Kadis PUTR Konkep 

Daerah

Inspektorat Kota Kendari Ikuti Rakernas AAIPI