Home / Nasional

Minggu, 27 Desember 2020 - 20:44 WIB

Wahdah Islamiyah Punya Peluang Kembangkan Ekonomi Digital

(Foto : Parade.id)

(Foto : Parade.id)

JAKARTA – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Wahdah Islamiyah memasuki hari kedua, Sabtu (26/12/2020). Selain membahas evaluasi dan rancangan program kerja setahun ke depan, Mukernas juga diisi dengan ceramah umum terkait ekonomi digital.

Di masa pandemi saat ini, kebutuhan akan dunia digital begitu meningkat karena semua kegiatan yang tadinya secara tatap muka terpaksa melalui daring. Saat seperti inilah menjadi momentum untuk mengembangkan ekonomi digital.

Meminjam ungkapan dari Ketua Umum Wahdah Islamiyah, Ustad Zaitun Rasmin bahwasanya  “Wabah menjadi rahmat bagi orang yang beriman.” Sehingga pandemi ini bisa dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin khusunya pengembangan ekonomi digital.

BACA JUGA:   BUMN Tidak Banyak Berkontribusi Bagi Negara

Menghadirkan H Lutfi Adhiansyah, Chief Executive Officer (CEO) dan Founder PT Ammana Fintek Syariah. Ammana adalah platform pertama yang diakui oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Lutfi dalam ceramah umumnya membagikan beberapa pengetahuan baru kepada peserta Mukernas baik terkait peluang ekonomi kreatif, peran dan tantangan digitalisasi bagi pengembangan usaha dan perkembangan fintek di Indonesia.

BACA JUGA:   Nadiem Izinkan Sekolah Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Pengembangan ekonomi digital tentunya sangat erat kaitannya dengan Fintek  (Finansial Teknologi) berbasis syariah. Pengembangan ini tentu tidak dapat dipandang sebelah mata karena dapat memberikan efek penting ke depannya.

“Ekonomi syariah jangan dianggap remeh,” ujarnya.

Sebagai salah satu Ormas Islam, Wahdah Islamiyah memiliki potensi yang luar biasa dalam pengembangan ekonomi digital. Salah satu potensinya karena memiliki anggota yang militan dan jaringan yang luas.

BACA JUGA:   Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Gus AMI : Jadi Harapan Baru Bagi Bangsa

“Organisasi memberikan manfaat salah satunya jaringan yang luas, jaringan ini bisa menjadi potensi ekonomi,” jelasnya.

Ke depannya Wahdah Islamiyah dapat mengembangkan Fintek dengan menjadi data point untuk para anggotanya. Organisasi dalam hal ini Wahdah Islamiyah terlebih dahulu melakukan kurasi dan mengumpulkan data anggota yang dapat dikembangkan usahanya ataupun mendata secara individu yang sekedar hanya ingin menjadi investor.

(Parade/Asumsirakyat.id)

Share :

Baca Juga

Daerah

Soal Batalnya Pemberangkatan Haji, GP Ansor Sultra Mendukung Dan Menilai Keputusan Yang Tepat Ditengah Pandemi

Nasional

Heboh!! Salah Satu Pulau di Sulawesi Dikabarkan Telah Dijual

Nasional

Akademisi Indonesia Angkat Bicara Soal Tudingan Radikal Kepada Satu Tokoh Muhammadiyah

Asumsi Rakyat

Menaker Ajak PMII dan KOPRI Jalin Kerjasama

Nasional

Berikut 16 Program Kapolri Listyo Sigit

Nasional

Hari Pramuka, Jokowi Ingatkan Agar Selalu Jadi Teladaan Menaati Prokes

Nasional

Cak Imin : PPN Terhadap Pendidikan Bertentangan Dengan Tujuan Negara

Asumsi Rakyat

Menag Yaqut : Apapun Motifnya, Bom Bunuh Diri Tidak Dibenarkan