Home / Ekonomi

Rabu, 2 Desember 2020 - 19:13 WIB

Wika Realty Bakal Jadi Induk Holding Perhotelan BUMN

Kementerian BUMN menetapkan PT Wika Realty menjadi cangkang atau induk holding perhotelan. (CNN Indonesia/Elisa Valenta Sari).

Kementerian BUMN menetapkan PT Wika Realty menjadi cangkang atau induk holding perhotelan. (CNN Indonesia/Elisa Valenta Sari).

JAKARTA (ASUMSI RAKYAT ID) – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menetapkan PT Wika Realty menjadi cangkang atau induk holding perhotelan pelat merah. Saat ini, proses pembentukan holding masih berlangsung.

“Wika Realty cangkang holding perhotelan,” ucap Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) II Kartika Wirjoatmodjo dalam diskusi webinar, Selasa (2/12).

Namun, Pria yang akrab disapa Tiko itu tak menjelaskan lebih lanjut sampai mana proses pembentukan holding perhotelan. Ia juga tak memberikan kepastian kapan holding akan terbentuk.

BACA JUGA:   Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Gus AMI : Jadi Harapan Baru Bagi Bangsa

Sebelumnya, lima BUMN menandatangani komitmen konsolidasi bisnis hotel. Konsolidasi tersebut dilakukan agar bisnis perhotelan pelat merah lebih kompetitif baik di dalam maupun di luar negeri.

Kelima BUMN yang menekan MoU tersebut adalah oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Hotel Indonesia Natour (Persero)/HIN, PT Pertamina (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) dan PT Pegadaian (Persero).

Lebih lanjut Tiko menjelaskan pihaknya juga akan merombak bisnis BUMN karya. BUMN yang dimaksud, yakni Wijaya Karya, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

BACA JUGA:   SP PLN Minta Pemerintah Tidak Privatisasi PLN

Tiko menjabarkan bisnis PTPP akan difokuskan pada proyek pembangkit listrik dari energi baru terbarukan (EBT) dan properti. Lalu, Wijaya Karya akan fokus pada sektor tambang dan turunannya.

“Adhi Karya fokus pada perkeretaapian, sudah ahli membangun LRT,” ucap Tiko.

Dengan demikian, fokus bisnis perusahaan pelat merah di sektor konstruksi bisa lebih terarah. Selain itu, kompetisi dari masing-masing perusahaan akan lebih sehat.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir telah merombak fokus bisnis dari masing-masing bank pelat merah. Bank-bank yang dimaksud adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT BNI (Persero) Tbk, PT BRI (Persero) Tbk, serta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN.

BACA JUGA:   BUMN Tidak Banyak Berkontribusi Bagi Negara

Erick mengatakan sudah menekan penyaluran kredit BRI kepada korporasi. Dengan begitu, fokus BRI saat ini lebih kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Kemudian, BTN akan fokus pada pembangunan rumah. Sementara, Bank Mandiri dan BNI selama ini bersaing mendapatkan nasabah dari korporasi.

(*Redaksi/Asumsirakyat.id)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Menko RI: Vaksinasi Corona Harus Lewati Evaluasi BPOM

Ekonomi

BI Sultra Bakal Lakukan Pengembangan Kawasan Pariwisata

Bisnis

GMT Sediakan Promo dan Undian di Akhir Tahun, Berikut Penjelasannya

Bisnis

Munas Kadin, Peserta Wajib Tes PCR

Ekonomi

Di Sultra Nilai Tukar Petani Mengalami Penurunan

Ekonomi

Gubernur Sultra Ali Mazi,  Sambut Menteri Koperasi Dengan Pantun

Ekonomi

Bank Siapkan Kredit 280, 96 Triliun , Ini Ulasannya

Bisnis

Tidak Ada Lockdown, Munas Kadin Tetap Digelar di Kota Kendari